Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dinding Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dinding Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (3/8) pagi berjalan dinamis. Sinyal dari pasar global serta kondisi ekonomi dalam negeri menjadi penentu arah IHSG awal pekan ini.

Langkah IHSG diawali dengan tren positif. Indeks melesat 36,49 poin (0,59%) ke posisi 6.272,62. Penguatan ini juga diikuti kelompok saham unggulan (Indeks LQ45) yang meroket 6,05 poin (0,97%) menuju level 627,29.

Baca juga:

IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik

Proyeksi Teknikal Level Kunci IHSG

Menurut Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, posisi indeks saat ini berada di area krusial.

Selama IHSG mampu bertahan di atas rentang 6.200–6.180, peluang untuk melanjutkan reli menuju area resistance terdekat di 6.244 masih terbuka lebar.

Jika berhasil breakout, target penguatan berikutnya berada di kisaran 6.315 hingga 6.377. Sebaliknya, apabila merosot ke bawah 6.180, IHSG berisiko menguji area support di 6.186/6.177 sampai 6.135,

Ucap Liza.

Sentimen Global: Reli Saham AI vs Sinyal Hawkish The Fed

Di kancah internasional, ada dua isu utama yang menyita perhatian pelaku pasar:

  1. Sentimen Positif Sektor Teknologi

    Laporan keuangan Amazon yang melampaui ekspektasi berhasil memicu reli pada saham-saham berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dan semikonduktor.

  2. Sikap Tegas The Fed

    Optimisme Wall Street tertahan oleh pandangan hawkish dari sejumlah pejabat The Fed. Bank sentral AS tersebut menegaskan pentingnya mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama demi menekan inflasi. Kondisi ini menepis harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Ilustrasi

Eskalasi AS-China dan Kebijakan BoJ

Dinamika global makin memanas akibat memburuknya hubungan dagang Washington dan Beijing:

  • Sanksi Dagang Baru AS: Pemerintah AS memasukkan 43 perusahaan China ke dalam daftar larangan impor melalui Uyghur Forced Labor Prevention Act (UFLPA) atas dugaan kerja paksa di Xinjiang.

  • Respon Beijing: China mengecam keras kebijakan unilateral tersebut dan siap melancarkan aksi balasan untuk melindungi industri dalam negerinya.

  • Dampak Sektoral: Ketegangan ini berpotensi memicu ketidakpastian pada rantai pasok global, terutama di industri baterai kendaraan listrik (EV), logam, elektronik, hingga energi.

Sementara dari kawasan Asia, Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 1,00%, sejalan dengan ekspektasi konsensus pasar.

Katalis Domestik: Penundaan Obligasi Danantara & Proyek PFII

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada dua isu strategis:

  • Danantara Tunda Penerbitan Obligasi Dolar AS

    Rencana rilis surat utang tenor 20 dan 30 tahun resmi ditunda akibat kondisi pasar obligasi global yang kurang menguntungkan. Lonjakan yield US Treasury membuat investor menuntut imbal hasil tinggi di kisaran 6% (di atas target awal Danantara di batas bawah 6%).

    Penundaan ini juga dipengaruhi oleh tekanan pada mata uang Rupiah, pelebaran defisit transaksi berjalan, serta sikap kehati-hatian investor terhadap rekam jejak Danantara.

  • Percepatan Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII)

    Pemerintah bersama DPR terus mengakselerasi pendirian PFII untuk menangkap peluang migrasi modal global di tengah ketidakpastian geopolitik.

    PFII dirancang untuk menarik dana family office dunia yang nilainya ditaksir mencapai US$ 3,2 triliun melalui kepastian hukum, regulasi kompetitif, dan standar tata kelola internasional.

Rangkuman Pergerakan Bursa Global & Regional

1. Bursa Saham Amerika & Eropa Jumat Lalu

  • Wall Street: Menutup pekan dengan hijau. Indeks S&P 500 menguat 0,70% (7.489,72), Nasdaq Composite naik 0,60% (28.274,20), dan Dow Jones bertambah 0,53% (52.485,03).

  • Bursa Eropa: Mayoritas menguat. Euro Stoxx 50 (+0,21%), DAX Jerman (+0,07%), dan CAC 40 Prancis (+0,28%). Hanya FTSE 100 Inggris yang melemah 0,27%.

Baca juga:

IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers

2. Bursa Saham Asia Pagi Ini

Pasar saham Asia cenderung bergerak di zona merah:

  • Nikkei 225 (Jepang): -1,55% ke 63.365,00

  • Kospi (Korsel): -3,76% ke 6.347,54

  • Shanghai Composite (China): -0,66% ke 3.806,31

  • Hang Seng (Hong Kong): -0,18% ke 25.839,72

  • Straits Times (Singapura): -0,15% ke 5.619,86

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dinding Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Langkah IHSG diawali dengan tren positif
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dinding Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Indonesia
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Penguatan pasar saham di dalam negeri tetap diwarnai kehati-hatian akibat isu suksesi kepemimpinan Bank Indonesia (BI), tekanan fiskal, serta hambatan ekspor mineral
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Indonesia
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Aktivitas perdagangan hari ini membukukan 1.955.000 kali transaksi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Indonesia
IHSG Anjlok Tertekan Rupiah! Pelaku Pasar Modal Kompak Wait and See Arah Suku Bunga The Fed
Total frekuensi perdagangan mencapai 1,65 juta kali transaksi dengan volume 24,09 miliar lembar saham
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
IHSG Anjlok Tertekan Rupiah! Pelaku Pasar Modal Kompak Wait and See Arah Suku Bunga The Fed
Indonesia
IHSG Terperosok ke Zona Merah, Investor Pilih Wait and See Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Tercatat Indeks Nikkei menguat 0,66 persen menuju 65.038,00, sementara Indeks Shanghai melesat 1,15 persen ke level 3.858,25
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
IHSG Terperosok ke Zona Merah, Investor Pilih Wait and See Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Indonesia
Gubernur BI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Pertemuan The Fed dan Isu Suku Bunga Global
Fokus perhatian pasar juga tertuju pada pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur BI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Pertemuan The Fed dan Isu Suku Bunga Global
Indonesia
IHSG Tercebur ke Zona Merah Bersama Wall Street Akibat Harga Minyak Meroket
Serangan kelompok Houthi sokongan Iran terhadap dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah memperburuk distribusi minyak global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG Tercebur ke Zona Merah Bersama Wall Street Akibat Harga Minyak Meroket
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Indonesia
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Kenaikan harga minyak mentah dan aset emas di pasar internasional menjadi pemicu utama gairah transaksi para pemodal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Indonesia
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Bagikan