Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254

Ilustrasi (Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan laju positif pada pembukaan perdagangan Selasa (4/8) dengan dibuka menguat 20,28 poin atau 0,33 persen menuju posisi 6.254,78.

Seiring kenaikan indeks utama, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut melonjak 2,27 poin atau 0,36 persen ke level 626,20.

Baca juga:

IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV

Publik menyambut hangat rilis laporan kinerja keuangan emiten periode kuartal II-2026 sebagai pendorong utama penguatan pasar.

Diproyeksikan, tren kenaikan ini masih terus berlanjut berkat fondasi internal perekonomian nasional tergolong kokoh.

Diperkirakan IHSG masih berpotensi rebound dan menguji resistance di level 6,250-6,300,

ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.

Pendorong Domestik dan Indikator Makroekonomi

Bursa

Kinerja emiten semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid, terutama pada sektor perbankan, telekomunikasi, serta konsumsi. Selain rilis laporan keuangan, indikator makroekonomi domestik memperlihatkan pemulihan nyata.

Indeks PMI Manufacturing Indonesia melonjak ke level 50,2 pada Juli 2026 dari posisi 46,9 pada Juni 2026, menandai angka tertinggi sejak Februari 2026.

  • Nilai Neraca Perdagangan: Mengalami defisit US$450 juta (sekitar Rp7,33 triliun) pada Juni 2026, membaik signifikan dari defisit US$1,61 miliar (sekitar Rp26,24 triliun) pada Mei 2026.

  • Pertumbuhan Ekspor: Tumbuh 8,84 persen year on year (yoy) pada Juni 2026, berbalik dari penurunan 5,73 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

  • Pertumbuhan Impor: Meningkat 34,27 persen (yoy) dari posisi sebelumnya 22,16 persen (yoy).

  • Tingkat Inflasi: Melambat ke angka 2,88 persen (yoy) pada Juli 2026 berkat deflasi bulanan sebesar 0,14 persen (month to month) dampak panen raya.

Dinamika Pasar Keuangan Global

Kondisi mancanegara menyajikan dinamika variatif ketika pelaku pasar mencermati rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Harga minyak mentah dunia melemah lebih dari 4 persen mendekati US$80 per barel, merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran.

Kebijakan ini meredakan kecemasan geopolitik sekaligus menurunkan imbal hasil obligasi AS 10-Tahun sekitar 6 bps ke level 4,688 persen.

Baca juga:

IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik

Perkembangan instrumen keuangan global dan indeks bursa dunia mencakup poin berikut:

  • Harga Emas Spot: Menguat 0,4 persen ke posisi US$4.055 per troy ons (sekitar Rp66,09 juta per troy ons) seiring pelemahan Dolar AS.

  • Pergerakan Wall Street: Indeks S&P 500 naik 1,48 persen ke 7.600,50; Nasdaq Composite melonjak 1,78 persen ke 28.776,80; Dow Jones menguat 1,32 persen ke 53.178,41.

  • Bursa Eropa: Euro Stoxx 50 menguat 1,14 persen, DAX Jerman melonjak 1,45 persen, CAC 40 Prancis naik 1,22 persen, sedangkan FTSE 100 Inggris melemah 0,10 persen.

  • Bursa Regional Asia: Indeks Nikkei terkoreksi 0,50 persen ke 63.438,00; Hang Seng melemah 0,57 persen ke 25.862,72; Kospi turun 0,46 persen ke 6.228,54; Shanghai melorot 0,04 persen ke 3.808,31; sedangkan Straits Times menguat 0,20 persen ke 5.623,86.

#IHSG #Harga Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Kinerja emiten semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Indonesia
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Langkah IHSG diawali dengan tren positif
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Indonesia
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Penguatan pasar saham di dalam negeri tetap diwarnai kehati-hatian akibat isu suksesi kepemimpinan Bank Indonesia (BI), tekanan fiskal, serta hambatan ekspor mineral
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Indonesia
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Aktivitas perdagangan hari ini membukukan 1.955.000 kali transaksi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Indonesia
IHSG Anjlok Tertekan Rupiah! Pelaku Pasar Modal Kompak Wait and See Arah Suku Bunga The Fed
Total frekuensi perdagangan mencapai 1,65 juta kali transaksi dengan volume 24,09 miliar lembar saham
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
IHSG Anjlok Tertekan Rupiah! Pelaku Pasar Modal Kompak Wait and See Arah Suku Bunga The Fed
Indonesia
IHSG Terperosok ke Zona Merah, Investor Pilih Wait and See Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Tercatat Indeks Nikkei menguat 0,66 persen menuju 65.038,00, sementara Indeks Shanghai melesat 1,15 persen ke level 3.858,25
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
IHSG Terperosok ke Zona Merah, Investor Pilih Wait and See Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Indonesia
Gubernur BI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Pertemuan The Fed dan Isu Suku Bunga Global
Fokus perhatian pasar juga tertuju pada pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur BI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Pertemuan The Fed dan Isu Suku Bunga Global
Indonesia
IHSG Tercebur ke Zona Merah Bersama Wall Street Akibat Harga Minyak Meroket
Serangan kelompok Houthi sokongan Iran terhadap dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah memperburuk distribusi minyak global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG Tercebur ke Zona Merah Bersama Wall Street Akibat Harga Minyak Meroket
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Indonesia
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Kenaikan harga minyak mentah dan aset emas di pasar internasional menjadi pemicu utama gairah transaksi para pemodal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Bagikan