Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari

Budiman Sudjatmiko saat mengunjungi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (15/11/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kericuhan yang terjadi dalam diskusi bertema 'Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia' di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Senin (15/6) malam, mendapat perhatian dari politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah mahasiswa mendatangi lokasi acara untuk menyampaikan protes yang kemudian berujung pada kericuhan.

Baca juga:

Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog

Menanggapi peristiwa tersebut Deddy mengatakan, Kamis (18/6), insiden itu patut disayangkan dari sisi etika. Namun, menurutnya, kericuhan tidak dapat dipisahkan dari situasi yang berkembang di kalangan mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menilai meningkatnya gelombang protes mahasiswa di berbagai daerah menjadi faktor yang turut memengaruhi dinamika di lapangan.

Dalam kondisi normal dan secara etis, kejadian itu patut disayangkan. Tetapi kalau kita bicara konteks di mana akumulasi kemarahan dan gerakan mahasiswa sedang memuncak, kejadian itu sulit dihindarkan,

Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus.

Pertanyakan Momentum Penyelenggaraan Diskusi

Deddy juga mempertanyakan pemilihan waktu dan lokasi penyelenggaraan diskusi yang dinilainya kurang memperhatikan kondisi sosial dan politik yang sedang berkembang.

Menurut dia, kegiatan semacam itu seharusnya dilakukan pada momentum yang lebih tepat agar pesan yang ingin disampaikan pemerintah dapat diterima secara efektif oleh mahasiswa.

“Seharusnya kegiatan sosialisasi atau propaganda itu dilakukan jauh hari agar pesan tersampaikan, atau dilaksanakan ketika keadaan sudah lebih kondusif untuk menyampaikan respons pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa,” ujarnya.

Ia menilai sejak awal kegiatan tersebut memiliki potensi memunculkan gesekan dengan kelompok mahasiswa yang tengah aktif menyuarakan berbagai tuntutan.

Singgung Posisi Budiman Sudjatmiko

Dalam keterangannya, Deddy juga menyoroti posisi Budiman Sudjatmiko yang menurutnya tidak lagi dapat dipandang sebagai aktivis mahasiswa seperti pada masa lalu.

Menurut Deddy, Budiman telah lama meninggalkan dunia pergerakan sejak memilih jalur politik dan menjadi bagian dari pemerintahan.

“Budiman dan para mahasiswa punya jarak dan tembok pemisah yang cukup jauh dan tinggi. Bahkan cenderung berbeda secara diametral,” kata Deddy.

Ia menilai perbedaan posisi dan cara pandang tersebut turut tercermin dalam dinamika yang terjadi saat diskusi berlangsung.

Baca juga:

Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog

Lebih lanjut, Deddy berpendapat Budiman tidak lagi dapat melihat dirinya sebagai sosok yang secara otomatis memiliki kedekatan dengan gerakan mahasiswa.

Menurutnya, perubahan peran politik yang dijalani Budiman selama bertahun-tahun telah membentuk cara pandang yang berbeda dari kelompok mahasiswa saat ini.

“Dia sudah menjadi bagian dari kekuasaan, cenderung menikmati dan telah mengubah cara pikir serta posisinya,” ujar Deddy. (Pon)

#PDIP #Budiman Sudjatmiko #UGM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), anak usaha UGM, bersiap menggelar IPO di BEI dengan target dana Rp45,22 miliar. Cek jadwal, rentang harga, dan alokasi dananya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Bagikan