Merahputih.com - Perusahaan holding dan investasi milik Universitas Gadjah Mada (UGM), PT Gama Multi Usaha Mandiri (Gama Multi Group), secara resmi memboyong anak usahanya, PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), untuk menggelar aksi Initial Public Offering (IPO Swayasa Prakasa) di pasar modal Indonesia.
Lewat perhelatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini, emiten sektor kesehatan tersebut membidik dana segar hingga Rp45,22 miliar guna mengakselerasi komersialisasi produk kesehatan berbasis riset unggulan.
Dalam penawaran umum perdana saham SWAP ini, perseroan bakal melepas sebanyak-banyaknya 323 juta lembar saham baru ke publik. Jumlah tersebut mencakup sekitar 30,30 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.
Baca juga:
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pihak manajemen meluncurkan harga penawaran awal (bookbuilding) di rentang Rp130 hingga Rp140 per saham yang dijadwalkan berlangsung pada 24–27 Agustus 2026. Langkah strategis PT Swayasa Prakasa Tbk ini menjadi tonggak penting dalam menjembatani hasil inovasi kampus dengan kebutuhan industri pasar modal modern.
Terkait target pendanaan tersebut, manajemen perseroan secara resmi menyampaikan rincian nilai penawaran umum melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia:
Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp45.220.000.000,
ungkap Manajemen Swayasa Prakasa dalam laporan keterbukaan informasi di BEI, Jakarta.
Ringkasan IPO PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP)
Rencana Penggunaan Dana IPO Rp45,22 Miliar

Agar dana hasil IPO bekerja secara optimal, perseroan telah merancang skema alokasi yang berfokus pada penguatan operasional dan penyehatan struktur keuangan:
-
Modal Kerja (± Rp15,8 Miliar): Dialokasikan langsung untuk menggenjot kapasitas produksi sekaligus meningkatkan kualitas mutu produk-produk kesehatan.
-
Belanja Modal / Capex (± Rp12,2 Miliar): Digunakan untuk mendukung ekspansi sarana teknis dan fasilitas manufaktur perseroan.
-
Pelunasan Kewajiban (± Rp12 Miliar): Dimanfaatkan untuk menyelesaikan kewajiban finansial perseroan kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) dan Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).
Jadwal Lengkap IPO Saham SWAP di BEI
Bagi para investor dan pengamat pasar modal yang ingin mencermati momentum penawaran saham SWAP, berikut adalah timeline penting aksi korporasi ini:
-
Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 24 – 27 Agustus 2026
-
Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 2 – 8 September 2026
-
Masa Penjatahan Saham: 8 September 2026
-
Distribusi Saham Secara Elektronik: 9 September 2026
-
Pencatatan Saham Perdana (Listing) di BEI: 10 September 2026
Struktur Kepemilikan Saham SWAP Sebelum IPO
Dalam melancarkan aksi penawaran umum ini, Swayasa Prakasa menggandeng PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Adapun porsi kepemilikan saham sebelum IPO didominasi oleh entitas internal UGM:
-
PT Gama Multi Usaha Mandiri (Pemegang Saham Pengendali): 721.898.050 saham (97,16%)
-
Universitas Gadjah Mada (UGM): 20.009.190 saham (2,693%)
-
PT Radio Swara Gadjah Mada: 549.920 saham (0,074%)
-
Bondan Ardiningtyas: 542.840 saham (0,073%)
Baca juga:
Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM, Persiapan Jadi Saksi Sidang
Profil PT Swayasa Prakasa Tbk: Dari Riset Kampus Jadi Industri Terdepan
Didirikan pada 12 Januari 2012 berdasarkan Akta Pendirian No. 09 dan resmi beroperasi secara komersial sejak 2014, PT Swayasa Prakasa Tbk memosisikan diri sebagai pilar komersialisasi hasil penelitian dan inovasi UGM.
Fokus utamanya berada pada industri manufaktur produk kesehatan berbasis riset. Melalui pembentukan unit-unit usaha strategis bertahap, kehadiran SWAP menjadi bukti nyata bahwa hasil hilirisasi sains dari perguruan tinggi mampu ditransformasikan menjadi produk komersial yang kompetitif, berdaya saing tinggi, dan bernilai ekonomis di pasar publik.