IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan tren positif pada pembukaan perdagangan, Kamis (20/8) dengan bergerak menguat mengikuti gairah bursa saham kawasan Asia.

Peningkatan nominal buyback obligasi jangka panjang Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) menjadi pemicu utama dorongan sentimen positif bagi para investor di pasar modal.

IHSG dibuka melesat 53,12 poin atau 0,83 persen menuju posisi 6.447,25. Sejalan dengan pergerakan indeks acuan, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut melonjak 5,06 poin atau 0,81 persen menuju posisi 632,53.

Apabila IHSG gagal kembali menembus 6.490-6.500, pullback berpotensi berlanjut menuju 6.377-6.355, dengan support berikutnya di 6.294-6.286. Selama area tersebut mampu dipertahankan, peluang IHSG untuk kembali menguji resistance 6.490-6.500 masih terbuka. Sebaliknya, apabila IHSG berhasil menembus 6.500, penguatan berpotensi berlanjut menuju 6.723,

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata.

Dukungan Sentimen Global dan Stabilitas Domestik

Sentimen pasar global membaik drastis setelah Departemen Keuangan AS menaikkan alokasi buyback obligasi jangka panjang menjadi sedikitnya 4 miliar dolar AS (sekitar Rp71,16 triliun) per operasi dari sebelumnya 2 miliar dolar AS (sekitar Rp35,58 triliun).

Kebijakan moneter tersebut sukses meredakan tekanan di pasar obligasi sekaligus menopang ekuitas pasar saham internasional.

Di sisi lain, risalah rapat Bank Sentral AS (The Fed) menunjukkan mayoritas pejabat memilih mempertahankan suku bunga acuan, walau risiko inflasi tetap diwaspadai.

Ketegangan geopolitik terkait jalur perdagangan energi Selat Hormuz antara AS dan Iran juga terus dipantau investor karena memicu ketidakpastian pasar global.

Dari dalam negeri, fondasi makroekonomi Indonesia tergolong sangat solid. Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen serta kepemilikan cadangan devisa sebesar 145,3 miliar dolar AS (sekitar Rp2.585,2 triliun) menjadi bantalan kuat stabilitas ekonomi domestik.

Rangkuman Data Indeks Bursa Internasional & Kebijakan

Berikut deretan indikator ekonomi penting serta pergerakan indeks bursa saham global yang memengaruhi pasar modal:

  • Penguatan Pembukaan IHSG: Naik 0,83 persen ke level 6.447,25.

  • Penguatan Indeks LQ45: Naik 0,81 persen ke level 632,53.

  • Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Bank Indonesia menetapkan kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen.

  • Cadangan Devisa Indonesia: Tercatat kokoh di angka 145,3 miliar dolar AS (sekitar Rp2.585,2 triliun).

  • Rencana Penyesuaian Kuota BBM Bersubsidi: Pemangkasan kuota BBM bersubsidi dari 48,43 juta kiloliter (KL) menjadi 20,09 juta KL demi efisiensi anggaran energi.

  • Asumsi Harga Minyak ICP: Ditetapkan pada patokan 75 dolar AS (sekitar Rp1,33 juta) per barel.

Pergerakan Indeks Saham Regional dan Global

Nama Indeks Bursa Asal Negara / Kawasan Perubahan (Poin / Persen) Posisi Level Indeks
IHSG Indonesia Menguat +0,83% (+53,12) 6.447,25
Indeks LQ45 Indonesia Menguat +0,81% (+5,06) 632,53
Nikkei 225 Jepang Menguat +0,95% 65.950,00
Kospi Korea Selatan Menguat +6,18% 6.870,41
Hang Seng Hong Kong Menguat +0,77% 25.696,81
Shanghai Composite Tiongkok Menguat +0,54% 3.915,40
FTSE Bursa Malaysia Malaysia Menguat +0,14% 1.733,72
S&P 500 Amerika Serikat Menguat +0,20% 7.710,70
Nasdaq Composite Amerika Serikat Menguat +0,20% 26.331,09
Dow Jones Industrial Amerika Serikat Menguat +0,20% 53.463,11
FTSE 100 Inggris Menguat +0,14% -
Euro Stoxx 50 Eropa Melemah -0,11% -
DAX Jerman Melemah -0,14% -
CAC 40 Prancis Melemah -0,10% -
#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Indonesia
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Menilai usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) berpotensi menekan pasar obligasi melalui perubahan sentimen dan arus modal asing.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Indonesia
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Adapun rencana IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan kedua perusahaan daerah tersebut melalui pasar modal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Indonesia
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
MSCI telah memberi tenggat waktu bagi Indonesia hingga 20 Juni 2027 untuk membuktikan bahwa reformasi pasar modal benar-benar mengejawantah secara nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
IHSG ambruk 11,57% ke level 5.185 pada Jumat 16 Oktober 2026. Duit asing Rp 2,9 Triliun melayang usai MSCI kaji ulang status Emerging Market Indonesia!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Bagikan