IHSG Anjlok ke 6.501 Sore Ini, Rekor Defisit Transaksi Berjalan dan Tensi Global Jadi Biang Kerok

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
IHSG Anjlok ke 6.501 Sore Ini, Rekor Defisit Transaksi Berjalan dan Tensi Global Jadi Biang Kerok

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 24,02 poin (0,37%) ke level 6.501,67 pada penutupan perdagangan Senin (24/8) sore.

Penurunan laju IHSG dipicu aksi melepas saham oleh investor akibat pembengkakan rekor defisit transaksi berjalan domestik serta pelemahan serentak bursa saham Asia. Koreksi pasar saham Indonesia ini melengkapi tekanan pada indeks LQ45 yang turut terkikis 0,41% ke posisi 641,95.

Baca juga:

IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50

Tekanan pada IHSG sore ini terjadi setelah sentimen negatif global bertubi-tubi menggoyang kawasan regional. Para pelaku pasar memilih bersikap hati-hati dan merealisasikan keuntungan di tengah penguatan indeks sektoral barang baku yang belum mampu menahan aksi jual.

Selain itu, meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan penantian data ekonomi China membuat arus modal asing cenderung tertahan pada sesi perdagangan awal pekan ini.

Sanksi AS-Iran dan Sinyal Ekonomi China Bayangi Bursa Asia

Ilustrasi

Pelemahan IHSG beriringan dengan melesunya mayoritas bursa saham kawasan Asia. Investor cenderung berhati-hati dan memilih meredam risiko menjelang pengumuman penting dari otoritas keuangan Amerika Serikat terkait eskalasi sanksi terhadap Teheran.

Bursa regional Asia cenderung melemah seiring pelemahan futures saham Amerika Serikat (AS) menjelang konferensi pers Menteri Keuangan AS Scott Bessent terkait rencana sanksi tambahan terhadap Iran. Meski Iran menyatakan langkah tersebut tidak akan melemahkan Teheran,

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas.

Selain eskalasi geopolitik Washington-Teheran, perhatian para pemodal di Asia terpusat pada agenda Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China pada 25–28 Agustus 2026.

Pasar berburu sinyal stimulus baru setelah serangkaian data ekonomi Beijing tampil mengecewakan.

Dampaknya terasa merata di bursa saham kawasan sore ini:

  • Indeks Kospi (Korea Selatan): Anjlok paling dalam 3,12% ke 6.696,96

  • Indeks Hang Seng (Hong Kong): Merosot 1,89% ke 25.517,33

  • Indeks Nikkei (Jepang): Terkikis 0,69% ke 65.560,00

  • Indeks Shanghai (China): Turun 0,59% ke 3.882,01

  • Indeks Straits Times (Singapura): Melemah 0,15% ke 5.680,69

Rekor Defisit Transaksi Berjalan 12,5 Miliar Dolar AS Tekan Ruang Gerak IHSG

Dari dalam negeri, tekanan utama datang dari data makroekonomi yang kurang menggembirakan. Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) Indonesia pada kuartal II 2026 membengkak hingga 12,5 miliar dolar AS, atau setara dengan 3,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka defisit ini mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Menyusutnya surplus perdagangan barang serta melonjaknya tagihan impor energi menjadi faktor mendasar yang memperlebar celah defisit tersebut, sehingga memicu kecemasan pelaku pasar atas ketahanan eksternal ekonomi nasional.

Baca juga:

IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS

Rincian Pergerakan Sektor dan Saham Top Gainers - Losers

Sempat dibuka menguat di awal sesi, IHSG tak mampu mempertahankan posisinya dan terseret ke teritori negatif hingga penutupan sesi kedua.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebanyak sembilan sektor terkoreksi. Sektor kesehatan menjadi penekan utama setelah jatuh paling dalam sebesar 2,3%, disusul sektor properti (-1,27%) dan sektor keuangan (-0,86%). Sebaliknya, hanya dua sektor yang berhasil mencatatkan penguatan, yakni sektor barang baku (+1,21%) dan sektor industri (+0,15%).

Daftar Saham Paling Bervariasi Perdagangan Hari Ini:

  • Top Gainers (Penguatan Terbesar): PICO, ELIT, SAFE, EKAD, CENT

  • Top Losers (Pelemahan Terbesar): MEJA, ICON, MPRO, SDMU, CBTN

Rangkuman Statistik Perdagangan BEI Senin, 24 Agustus 2026

Indikator Perdagangan Capaian / Angka Realisasi
IHSG Penutupan 6.501,67 (-0,37% / -24,02 poin)
Indeks LQ45 641,95 (-0,41% / -2,64 poin)
Total Frekuensi Transaksi 2.171.000 kali transaksi
Total Volume Saham 34,23 Miliar Lembar Saham
Total Nilai Transaksi Rp14,26 Triliun
Pergerakan Emiten 276 Saham Naik
#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham #IHSG Hari Ini
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
IHSG ambruk 11,57% ke level 5.185 pada Jumat 16 Oktober 2026. Duit asing Rp 2,9 Triliun melayang usai MSCI kaji ulang status Emerging Market Indonesia!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Indonesia
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Hasil peninjauan indeks MSCI semestinya diumumkan pada 12 November 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Indonesia
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Masukan dari lembaga penyedia indeks global harus menjadi perhatian otoritas bursa agar persoalan yang menjadi sorotan investor internasional dapat ditangani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Indonesia
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
BEI akan segera berkomunikasi dengan MSCI guna memahami pertimbangan di balik usul tersebut sekaligus menjelaskan berbagai perbaikan yang telah dilakukan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
Indonesia
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Investor untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tindakan investor lain atau merespons pergerakan harga saham dalam jangka pendek.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Indonesia
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta Jadi ‘Standalone Market’ Setara Zimbabwe dan Palestina, ini Dampaknya bagi Investor
Keputusan final dari hasil tinjauan ini dijadwalkan akan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta Jadi ‘Standalone Market’ Setara Zimbabwe dan Palestina, ini Dampaknya bagi Investor
Indonesia
Heboh Reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia Jadi Standalone, Begini Respons BEI
Geger wacana penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone oleh MSCI. Simak respons cepat BEI dan alasan di balik teguran ini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Heboh Reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia Jadi Standalone, Begini Respons BEI
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Usai Rilis MSCI, Cek Analisis Saham BBCA, BBRI dan Daftar Net Buy Asing
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini 15 Oktober 2026? Cari tahu penyebab IHSG turun tajam dan cek analisis saham perbankan (BBCA, BBRI) yang jadi incaran asing!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Usai Rilis MSCI, Cek Analisis Saham BBCA, BBRI dan Daftar Net Buy Asing
Bagikan