Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Positif COVID-19, Puluhan Mahasiswa STT Bethel Diungsikan ke Wisma Atlet

Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2020

Merahputih.com - 27 mahasiswa penghuni asrama Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel terkonfirmasi positif virus COVID-19. Mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan evakuasi puluhan mahasiswa Bethel yang dilakukan pada Kamis (23/4) dini hari dengan cara dijemput oleh tim medis dan kepolisian.

"Evakuasi mahasiswa di Gereja Bethel, ternyata ditemukan 27 lagi yang positif," kata Heru saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/4).

Baca Juga:

34 Mahasiswa Teologi Bethel Petamburan Digiring ke RSD Wisma Atlet

Dari 89 mahasiswa yang sebelumnya dinyatakan negatif, beberapa hari lalu telah di lakukan pemeriksaan ulang dengan cara swab. Dari hasil tes ulang tersebut, ditemukan 27 kasus postif baru dari mahasiswa tersebut.

"Dari 89 yang negatif dan isolalasi minggu lalu, 4 hari lalu telah di lakukan pemeriksaan ulang dengan cara swab. Nah tes ulang ada yang positif lagi 27," katanya.

Heru menyebut saat ini 67 mahasiswa lainnya dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Mereka semua masih menjalani isolasi secara mandiri. "Sekarang 67 ODP dan masih isolasi," ujar Heru.

Heru mengatakan, akses menuju STT Bethel di Jalan Petamburan IV kini dibatasi berupa penutupan jalan. "Iya. Sekarang dalam penjagaan aparat dari TNI, Polri dan Satpol PP," jelas Heru.

Sekolah Teologi Bethel Tanah Abang kini aparat keamanan. (Foto: MP/Kanugrahan)
Sekolah Teologi Bethel Tanah Abang (Foto: MP/Kanugrahan)

Sementara, pengamanan disana bisa mencapai 75 personel yang berjaga bergiliran setiap harinya. "Dari Polri ada 46 personel, TNI 23 personel dan Satpol PP enam personel," terang Heru.

Heru mengakui, sempat terjadi penolakan dan provokasi warga sekitar terhadap keberadaan mahasiswa di lokasi. Heru bersama Dandim, Walikota melakukan pendekatan kepada warga.

"Kami beri penjelasan bahwa mahasiswa STTBI diisolasi takk boleh keluar dari lokasi sekolah. Kami dirikan posko. Sehingga warga akhirnya bisa menerima," jelas Heru.

Heru memastikan, situasi di seputar asrama kondusif dan warga bisa beraktivitas seperti biasa. "Kami imbau warga untuk tetap mematuhi aturan PSBB seperti penggunaan masker, jaga jarak dan beraktivitas di luar rumah seperlunya saja," tutup Heru.

Baca Juga:

DPRD DKI Minta Karantina Lokal di Sekolah Bethel Petamburan

Kepala Asrama STT Bethel Petamburan Tony Wattimena mengaku tidak mengetahui asal mula merebaknya COVID-19 di asrama itu. Ia mengatakan selama dua bulan, tidak ada aktivitas mengajar-belajar serta menerima tamu dari luar daerah Jakarta.

"Kami itu sudah dua bulan terakhir tidak ada aktivitas belajar, termasuk tidak menerima kunjungan dari luar yang datang ke asrama," kata Tony. (Knu)

Baca Artikel Asli