IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total

Ilustrasi Kapal Tanker Pertamina/ dok Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Angkatan Luar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran resmi mengumumkan blokade total Selat Hormuz hingga batas waktu belum ditentukan. Hal ini muncul setelah insiden penghentian paksa sebuah kapal niaga lewat terjangan tembakan peringatan oleh armada militer Teheran.

Kantor berita resmi IRNA merilis pernyataan resmi IRGC mengenai kronologi penindakan tegas di wilayah perairan penting tersebut.

Baca juga:

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad

IRGC menuduh sejumlah kapal asing sengaja melintasi zona terlarang serta mengabaikan instruksi navigasi internasional. Penutupan jalur maritim paling vital dunia ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah dan mengacaukan rantai pasok global.

Tidak ada kapal akan diizinkan melintas,

Tulis pernyataan tertulis IRGC.

Kronologi Pelanggaran Pelayaran dan Respons Militer IRGC

Blokade Selat Hormuz menjadi puncak kekesalan Teheran terhadap aktivitas pelayaran luar negeri lintas teritorial maritim mereka.

Otoritas keamanan Iran mengklaim tindakan represif terpaksa bergulir demi menjaga kedaulatan wilayah dari ancaman intelijen asing.

Ketegangan

Insiden pelayaran serta situasi keamanan terkini di Selat Hormuz:

  • Penyebab Utama Penindakan: Satu kapal niaga sengaja mematikan sistem operasi navigasi sehingga membahayakan keselamatan pelayaran jalur internasional.

  • Tindakan Taktis Militer: Armada laut IRGC melepaskan tembakan peringatan terukur sebelum akhirnya berhasil menghentikan pergerakan kapal pelanggar aturan.

  • Syarat Pembukaan Jalur: Blokade Selat Hormuz tetap berlaku sampai intervensi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah berakhir sepenuhnya.

  • Target Balasan Lanjutan: Komando militer Iran mengancam akan menghancurkan seluruh pangkalan militer musuh jika muncul serangan baru ke teritorial Teheran.

  • Pihak Bertanggung Jawab: Teheran menuding Amerika Serikat, Israel, beserta negara penyedia pangkalan militer Pentagon wajib memikul segala konsekuensi eskalasi.

Kegagalan Nota Kesepahaman Damai Washington-Teheran

Konflik terbuka ini sekaligus menghancurkan upaya diplomasi pencegahan perang sempat disepakati beberapa bulan lalu.

Padahal, Teheran dan Washington baru saja menandatangani nota kesepahaman mediasi Pakistan pada Juni guna menghentikan perang akhir Februari.

Perjanjian tersebut sejatinya memuat kesepakatan krusial berupa penghentian pertempuran semua front, pencabutan blokade laut Amerika Serikat, serta pembukaan akses Selat Hormuz.

Baca juga:

Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz

Namun, implementasi perdamaian runtuh seketika akibat gesekan baru lalu lintas niaga sepanjang pekan ini. Jet tempur Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke sejumlah sasaran strategis dalam wilayah Iran.

Pemerintah Teheran langsung membalas lewat gempuran rudal ke berbagai aset militer Washington di kawasan Timur Tengah. Publik internasional kini mengkhawatirkan dampak ekonomi makro akibat penutupan jalur distribusi logistik laut bernilai ribuan triliun rupiah tersebut.

#Selat Hormuz #Iran #IRGC #Kapal Tanker #Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Dunia
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Iran membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS".
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Bagikan