Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi untuk mernhancurkan Iran. Bahkan operasi ini diklaim paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun.

Operasi ini juga memperluas kampanye untuk mengisolasi Iran dan memperingatkan pihak yang membantu Teheran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang berat.

Tidak ada seorang pun memberikan kesempatan lebih besar kepada Republik Islam Iran untuk membuat kesepakatan selain saya. Tragisnya bagi mereka, mereka gagal memanfaatkannya. Oleh karena itu, hari ini, saya mengumumkan operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun! Ini akan menjadi perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,

ucap kata Trump melalui platform Truth Social miliknya pada Rabu (19/8).

Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.

Hari ini, saya juga mengumumkan bahwa negara mana pun yang mengizinkan lembaga keuangan, perusahaan, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat besar,

katanya.

Trump secara khusus menyebut penyelundupan minyak, fasilitas pertukaran keuangan, transfer uang tunai, tempat penukaran mata uang, registrasi kapal, serta perusahaan kedok sebagai aktivitas yang harus dihentikan.

Semua itu harus dihentikan sekarang,

tegasnya.

Presiden AS tersebut juga mengklaim bahwa kemampuan militer Iran telah mengalami kerusakan parah.

Angkatan laut mereka sudah tidak ada, angkatan udara mereka hancur, dan pabrik-pabrik militer mereka kini tinggal puing-puing,

ujarnya.

Trump menggambarkan mata uang Iran “tidak bernilai” dan mengatakan negara itu berada di ujung tanduk. Kampanye tersebut sebagai “D-Day ekonomi” dan mendesak sekutu-sekutu AS untuk bergabung dengan Washington dalam mengisolasi Iran.

Kita membutuhkan seluruh sekutu kita untuk berdiri bersama Amerika Serikat guna mengisolasi dan mengalahkan ancaman Iran,

ucapnya.

Trump menutup pernyataannya dengan kembali menegaskan sikap pemerintahannya mengenai program nuklir Iran yang tidak bakal pernah memiliki senjata nuklir. (*)

#Donald Trump #Iran #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Bagikan