Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Polemik Penggunaan Anggaran BGN, Pengamat Sarankan Presiden Prabowo Ambil Tindakan Tegas

Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026

MERAHPUTIH.COM - POLEMIK terkait dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sejak dari dibentuk sampai saat ini belum usai. Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai masalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pernyataan Ketua BGN Dadan Hindayana yang tak tepat mengenai menu MBG.

“Sampai masalah pengguna anggaran yang asal-asalan dan tidak tepat sasaran untuk kepentingan meningkatkan gizi para anak,” tutur Fernando kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/3).

Menurut Fernando, penggunaan anggaran yang saat ini ramai diperbincangkan dianggap tidak tepat sasaran. Pengadaan motor listrik yang mencapai Rp 1,2 triliun, sewa EO sebesar Rp 113 miliar, beli kaus kaki mencapai Rp 6,9 miliar, serta pengadaan semir dan sikat semir yang mencapai Rp 1,5 miliar. Masih banyak lagi penggunaan anggaran BGN yang mendapatkan sorotan publik karena dianggap tidak tepat sasaran.

“Sementara sebagian besar dananya bersumber dari dana pendidikan,” tutur Fernando.

Baca juga:

BGN Klarifikasi soal Kebutuhan 19 Ribu Sapi untuk MBG, Sebut Cuma Simulasi


Penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran seharusnya tidak cukup dipertanggungjawabkan dengan hanya jawaban lisan. Presiden Prabowo Subianto harus mengambil tindakan tegas.

“Saya berharap Presiden Prabowo lebih selektif menempatkan orang pada posisi strategis di kabinetnya, apalagi menyangkut program unggulannya,” tutur Fernando.(knu)


Baca juga:

Kepala BGN Heran Ada 24 Ribu Menu MBG Bagus-Bagus, Tapi yang Viral Cuma 62

Baca Artikel Asli