Kepala BGN Copot 137 Kepala SPPG, Keracunan MBG masih Terjadi

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kepala BGN Copot 137 Kepala SPPG, Keracunan MBG masih Terjadi

Dapur SPPG Purwodiningratan, Jebres, satu-satunya yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) di Solo. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MASIH maraknya kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat pihak Badan Gizi Nasional (BGN) ambil langkah tegas. Ada sebanyak 137 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dicopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap insiden yang membahayakan keselamatan penerima manfaat, terutama anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurutnya, keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan MBG. Oleh karena itu, setiap pelanggaran yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat akan ditindak tanpa kompromi.

Ia berharap kasus keracunan yang terjadi belakangan menjadi yang pertama sekaligus terakhir selama dirinya memimpin BGN.

"Kejadian keracunan tidak boleh terjadi lagi. Zero tolerance terhadap kasus keracunan. Ini menyangkut nyawa, menyangkut kondisi kesehatan dan keamanan anak-anak kita, ibu hamil, menyusui dan balita-balita kita," ujar Sudaryono, dikutip dari video keterangannya, Selasa (4/8).

Baca juga:

SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan



Sebagai bentuk penegakan disiplin, BGN telah mencopot 137 kepala dapur MBG di berbagai daerah. Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi terhadap berbagai pelanggaran, mulai dari kasus keracunan hingga persoalan tata kelola dan kedisiplinan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 kepala dapur ada Jawa Barat, 26 dari Lampung, 11 dari Jawa Timur, 10 dari Sumatra Utara, 10 dari Banten, serta 5 dari Jawa Tengah. Lima dapur di Jawa Tengah termasuk dapur di Semarang yang sebelumnya menjadi sorotan setelah memicu kasus keracunan di SMK Negeri 6 Semarang.

Sudaryono menjelaskan pencopotan tidak hanya dilakukan terhadap dapur yang terlibat dalam kasus keracunan. BGN juga memberikan sanksi kepada pengelola yang terbukti melakukan pelanggaran administratif maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

"Kami zero tolerance terhadap keracunan, zero tolerance terhadap tindakan korupsi, ngentit uang, dan lain-lain itu kita zero tolerance," tegasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, BGN juga memperkuat sistem pengawasan di seluruh jaringan dapur MBG. Ia menilai keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan kepercayaan kepada individu, tetapi harus juga didukung mekanisme kontrol yang kuat dan berjalan secara konsisten.

"Kami telah menyiapkan suatu sistem mekanisme trust is good, but control is better. Kita tidak bisa kemudian mempercayakan sepenuhnya kepada seseorang, tapi bagaimana seseorang yang bekerja itu kemudian bisa dikontrol dengan sistem," kata Sudaryono.

Melalui langkah tersebut, BGN berharap pelaksanaan Program MBG dapat berlangsung lebih aman, akuntabel, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional.(Asp)

Baca juga:

BGN Suspend SPPG Karangturi usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG di Semarang

#SPPG #Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Dapur-dapur tersebut menjadi bagian dari sistem penyediaan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Bagikan