BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot

Kepala BGN Sudaryono. (Foto: dok. BGN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap temuan awal terkait kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, makanan diduga dimasak terlalu dini sehingga kualitasnya menurun dan tidak lagi dalam kondisi layak saat dikonsumsi.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kepala BGN Sudaryono langsung mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jayapura.

“Ini fatal. Sudah langsung kami suspend, kami copot kepala SPPG-nya,” kata Sudaryono kepada wartawan di Jakarta dikutip Jumat (7/8).

Baca juga:

Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu

Makanan Dimasak Malam Hari, Dibagikan Keesokan Siang

Menurut Sudaryono, tim investigasi menemukan proses memasak dilakukan sejak sekitar pukul 19.00 WIT pada malam sebelumnya.

Sementara itu, makanan baru didistribusikan kepada para siswa sekitar pukul 11.00 keesokan harinya.

Jeda waktu yang cukup panjang tersebut diduga menyebabkan kualitas makanan menurun sebelum dikonsumsi.

Masaknya kecepetan. Jam tujuh malam hari sebelumnya sudah mulai masak, diberikan jam sebelas siang. Jadi saat dibawa, makanannya sudah dalam kondisi rusak,

Kepala BGN Sudaryono.

BGN Lanjutkan Investigasi dan Evaluasi Prosedur

Selain itu, BGN juga menemukan sebagian siswa tidak langsung mengonsumsi makanan yang diterima.

Sejumlah siswa membawa pulang paket MBG dan baru memakannya pada sore hari, sehingga risiko makanan mengalami kerusakan menjadi semakin besar.

Saat ini, BGN masih melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut sekaligus mengevaluasi prosedur operasional agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (Knu)

#Keracunan Massal MBG #Jayapura #Badan Gizi Nasional #Makan Bergizi Gratis #Sudaryono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Badan Gizi Nasional (BGN) merealisasikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp139,77 triliun per 16 September 2026, sambil mengeksekusi refocusing penerima manfaat
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
RSCM memastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada pelajar Karo terduga korban Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasien dinyatakan siap bersekolah lagi. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Sebanyak 1.653 satuan pendidikan kemudian dikeluarkan dari daftar penerima program.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Bagikan