Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemprov DKI Tambah 6 Hotel COVID-19 Tapi Jumlah Tenaga Kesehatan Terbatas

Andika Pratama - Selasa, 02 Februari 2021

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah enam hotel bintang tiga untuk dirombak menjadi tempat isolasi pasien COVID-19 orang tanpa gejala (OTG)

Namun, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI, Gumilar Ekalaya belum mau mengungkapkan keenam hotel baru tersebut.

Baca Juga

Kasus Aktif COVID-19 di Indonesia 2 Kali Lebih Besar dari Kapasitas SUGBK

Alasan Gumilar, lantaran Pemerintah DKI dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) masih menjajaki kerja sama penggunaan hotel tersebut.

“Ada enam lagi yang siap untuk dibuka, tapi untuk hotel-hotelnya maaf belum bisa kami informasikan,” ujar Gumilar di Jakarta pada Selasa (2/2)

Menurutnya, enam hotel tersebut sebetulnya sudah siap dipakai menjadi tempat isolasi pasien tanpa gejala. Hanya saja kendala yang ditemukan ialah jumlah tenaga kesehatan yang masih terbatas.

Tim medis RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, membawa pasien dalam pengawasan untuk dirujuk ke RSUP Persahabatan, Pulogadung, Rabu (4/3/2020). (ANTARA/HO-Ist)
Tim medis RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, membawa pasien dalam pengawasan untuk dirujuk ke RSUP Persahabatan, Pulogadung, Rabu (4/3/2020). (ANTARA/HO-Ist)

Gumilar mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI untuk menyiapkan tenaga medis. Nantinya mereka akan ditugaskan merawat pasien selama menjalani isolasi di hotel tersebut.

“Jadi kami masih menunggu tenaga medis yang akan stay di hotel-hotel tersebut. Karena di setiap hotel untuk OTG itu harus tetap ada dokter dan perawat yang berjaga,” tutur Gumilar.

Lebih lanjut Gumilar menyampaikan, bila saat ini ada sebanyak 5 hotel yang dijadikan tempat isolasi mandiri pasien COVID-19 tanpa gejala.

Kelima hotel itu di antaranya Hotel Grand Asia Penjaringan, Hotel Ibis Senen, Hotel Ibis Style Mangga Dua, Hotel Twin Plaza Slipi, dan Hotel U-Stay Mangga Besar.

Ketersediaan kamar di lima hotel itu saat ini tersisa 10 persen lagi. Secara keseluruhan, jumlah kamar dari lima hotel tersebut sekitar 1.000 kamar.

“Sekitar 90 persenan sudah terisi semua kamar-kamarnya, untuk kapasitas totalnya sekitar 1.000 sekian kamar lah,” ungkapnya.

Dengan penambahan 6 hotel baru ini nantinya jumlah total hotel yang menjadi tempat isolasi mandiri pasien virus corona mencapai 11 unit.?

Mengenai pembiayaannya, ucap Gumilar, ditanggung pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Untuk hotel isolasi sudah disampaikan oleh pak Sandi, dia sangat setuju dan sedang diproses anggarannya, jadi sudah dipersiapkan yah," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet Tembus 51 Ribu Orang

Baca Artikel Asli