Pasca OTT, Oknum Pejabat DPRD Jawa Timur Tiba di KPK

Selasa, 06 Juni 2017 - Zulfikar Sy

Pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan diterbangkan dari Surabaya, Jawa Timur pagi tadi, oknum pejabat DPRD Jawa Timur dan lima orang lain hasil OTT tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selas (6/6) siang.

Keenamnya ditangkap dalam operasi senyap KPK terkait dugaan suap ke anggota DPRD Jawa Timur. Mereka tiba dengan menaiki dua mobil tahanan KPK yang berbeda.

Mobil pertama tiba di pelataran gedung KPK dengan membawa tiga orang hasil tangkap tangan, sekira pukul 12.55 WIB.

Diduga Ketua Komisi B DPRD Moch Basuki jalan terlebih dahulu dengan membawa sebuah tas dan langsung masuk ke lobi KPK diikuti dua orang lainnya.

Mobil tahanan KPK kedua yang membawa tiga orang lainnya tiba sekira pukul 12.58 WIB. Dalam mobil tersebut keluar pertama seorang perempuan yang diduga merupakan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Rohayati.

Selain Moch Basuki dan Rohayati, dari informasi yang dihimpun, ada empat orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi ini.

Mereka di antaranya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur Bambang Heryanto, Staf DPRD Jawa Timur Rahman dan Santoso serta Anang Basuki Rahmat.

Diberitakan sebelumnya, oknum pejabat DPRD Jawa Timur terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah enggan menjelaskan secara rinci siapa oknum Pejabat DPRD Jawa Timur tersebut. Namun, ia mengakui adanya kegiatan OTT tersebut.

"Ya kami sedang lakukan kegiatan terkait kewenangan kita di bidang penindakan‎," kata Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/6).

Penindakan Tim Satgas KPK di Jawa Timur itu, diketahui merupakan kasus korupsi baru. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi terkait kasus baru tersebut. (Pon)

Baca juga berita terkait KPK dalam artikel: Pengacara Mochammad Basuki Bantah Kliennya Ditangkap KPK

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan