Pengacara Mochammad Basuki Bantah Kliennya Ditangkap KPK

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 06 Juni 2017
Pengacara Mochammad Basuki Bantah Kliennya Ditangkap KPK

Penyegelan ruangan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Mochammad Basuki, oleh KPK. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pengacara Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Mochammad Basuki, M Soleh membantah isu yang menyebutkan kliennya itu ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga menyebabkan penyegelan ruang kerja di Surabaya, Jawa Timur, Senin (5/6) siang tadi.

"Pak Basuki tidak ditangkap KPK, bahkan 17.30 WIB tadi saya dihubungi dan diminta menjadi pengacara istrinya yang informasinya akan diperiksa Polda Jatim," kata Soleh ketika ditemui di rumah Mochammad Basuki di Surabaya, Senin (5/6) malam.

Meski berada di rumah kliennya sejak usai berbuka puasa, namun pengacara muda tersebut memastikan istri Basuki batal dimintai keterangan di Polda Jatim.

Terhadap keterlibatan kliennya, Soleh juga belum bisa memastikan meski ruang kerjanya di DPRD Jatim Jalan Indrapura Surabaya dipasang garis KPK bersama ruang stafnya.

"Saya juga belum tahu pasti, mengapa ruang kerja beliau disegel. Tapi itu kewenangan KPK untuk menjawab," ucap pengacara yang juga kader Partai Gerindra tersebut.

Kendati demikian, ia tak membantah jika menerima informasi terdapat lima orang yang ditangkap KPK pada operasi tangkap tangan (OTT), yaitu seorang legislator DPRD Jatim, seorang pejabat SKPD Jatim, dan tiga staf dari kesekretariatan Dewan DPRD Jatim.

Sementara itu, di kediaman Basuki di kawasan Putat Gede Baru Surabaya, terlihat dua petugas dari Brimob bersenjata laras panjang berjaga di teras rumah yang pagarnya tertutup rapat.

Diinformasikan salah seorang keluarga Basuki, Hasonangan Hutabarat, terdapat sejumlah petugas KPK yang masih berada di dalam kediaman Basuki, namun belum diketahui pasti apa yang dilakukan.

"Ada petugas di dalam. Saya belum tahu sampai kapannya, dan besok saya kembali ke sini lagi," katanya.

Sebelumnya, petugas KPK menyegel ruang Ketua Komisi B DPRD Jatim di Jalan Indrapura Surabaya hari ini.

Sejumlah petugas KPK memasuki ruangan sejak pukul 14.00 WIB, termasuk memasuki ruang staf komisi, lalu setengah jam kemudian mereka keluar membawa banyak berkas, serta menyegel dua ruangan tersebut.

Sumber: ANTARA

#KPK #DPRD #Kasus Korupsi #Surabaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Respons Putusan Praperadilan, Kuasa Hukum Febrie: Jangan Ada Korban Lain karena Ketergesaan
Febri Diansyah mengatakan pihaknya menghormati putusan yang telah dibacakan hakim meski memiliki sejumlah catatan terhadap pertimbangan hukum dalam putusan tersebut.
Dwi Astarini - 48 menit lalu
Respons Putusan Praperadilan, Kuasa Hukum Febrie: Jangan Ada Korban Lain karena Ketergesaan
Indonesia
Yaqut Cholil Qoumas Hormati Pengadilan Tipikor, Tegaskan Putusan Sela bukan Vonis
Menurut Yaqut, proses persidangan dengan agenda pembuktian akan menjadi ruang baginya untuk menyampaikan pembelaan serta fakta-fakta terkait dengan perkara dugaan korupsi kuota haji.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Yaqut Cholil Qoumas Hormati Pengadilan Tipikor, Tegaskan Putusan Sela bukan Vonis
Indonesia
Hakim Tolak Eksepsi Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas
Majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) untuk melanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara. 

Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Hakim Tolak Eksepsi Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas
Indonesia
Kuasa Hukum Eks JAM-Pidsus Febrie: Fair Trial Harus Diutamakan, bukan cuma Crime Control
praperadilan merupakan Tahapan penting untuk menguji apakah proses hukum terhadap seseorang telah berjalan sesuai prosedur dan tetap menghormati hak-hak tersangka.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Kuasa Hukum Eks JAM-Pidsus Febrie: Fair Trial Harus Diutamakan, bukan cuma Crime Control
Indonesia
Terima Suap dari Bos Blueray Cargo, Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Ditahan KPK
Gatot ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Terima Suap dari Bos Blueray Cargo, Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Ditahan KPK
Indonesia
Penyidik Kejagung Dinilai tak Disiplin, Kuasa Hukum Febrie Soroti Due Process of Law
Menurut kuasa hukum Febrie, jika seluruh temuan tersebut diakumulasi, jumlahnya hampir mencapai 30 pelanggaran. 

Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Penyidik Kejagung Dinilai tak Disiplin, Kuasa Hukum Febrie Soroti Due Process of Law
Indonesia
Sempat Heboh Isu OTT Bogor, KPK Temukan Barbuk Rp 1,5 M tapi Belum Ada Tersangka
KPK masih gunakan sprindik umum dan telah mengamankan barang bukti Rp1,5 miliar terkait kasus dugaan korupsi di Pemkab Bogor
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Sempat Heboh Isu OTT Bogor, KPK Temukan Barbuk Rp 1,5 M tapi Belum Ada Tersangka
Indonesia
Duit Rp 764 Diamankan KPK Dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan barang bukti Rp 665 juta disita dari ruangan Kepala Bagian Akademik Unsoed sekaligus panitia penerimaan mahasiswa baru, ES.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 Agustus 2026
Duit Rp 764 Diamankan KPK Dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Berita Foto
Pakai Rompi Oranye, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Maba
Tersangka yang juga Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Rakhmad Sodiq berjalan menuju mobil tahanan di KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pakai Rompi Oranye, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Maba
Indonesia
Kubu Eks JAM-Pidsus Febrie Soroti Keterangan Ahli Polri soal Lex Favorio dan Penetapan Tersangka
Sejumlah keterangan ahli dari pihak termohon dinilai memperkuat argumentasi yang mempersoalkan keabsahan penyidikan dan penetapan tersangka terhadap Febrie.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Kubu Eks JAM-Pidsus Febrie Soroti Keterangan Ahli Polri soal Lex Favorio dan Penetapan Tersangka
Bagikan