Pasca OTT, Oknum Pejabat DPRD Jawa Timur Tiba di KPK

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Juni 2017
Pasca OTT, Oknum Pejabat DPRD Jawa Timur Tiba di KPK

Oknum pejabat DPRD Jateng yant terjaring OTT KPK, saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selas (6/6) siang. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan diterbangkan dari Surabaya, Jawa Timur pagi tadi, oknum pejabat DPRD Jawa Timur dan lima orang lain hasil OTT tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selas (6/6) siang.

Keenamnya ditangkap dalam operasi senyap KPK terkait dugaan suap ke anggota DPRD Jawa Timur. Mereka tiba dengan menaiki dua mobil tahanan KPK yang berbeda.

Mobil pertama tiba di pelataran gedung KPK dengan membawa tiga orang hasil tangkap tangan, sekira pukul 12.55 WIB.

Diduga Ketua Komisi B DPRD Moch Basuki jalan terlebih dahulu dengan membawa sebuah tas dan langsung masuk ke lobi KPK diikuti dua orang lainnya.

Mobil tahanan KPK kedua yang membawa tiga orang lainnya tiba sekira pukul 12.58 WIB. Dalam mobil tersebut keluar pertama seorang perempuan yang diduga merupakan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Rohayati.

Selain Moch Basuki dan Rohayati, dari informasi yang dihimpun, ada empat orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi ini.

Mereka di antaranya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur Bambang Heryanto, Staf DPRD Jawa Timur Rahman dan Santoso serta Anang Basuki Rahmat.

Diberitakan sebelumnya, oknum pejabat DPRD Jawa Timur terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah enggan menjelaskan secara rinci siapa oknum Pejabat DPRD Jawa Timur tersebut. Namun, ia mengakui adanya kegiatan OTT tersebut.

"Ya kami sedang lakukan kegiatan terkait kewenangan kita di bidang penindakan‎," kata Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/6).

Penindakan Tim Satgas KPK di Jawa Timur itu, diketahui merupakan kasus korupsi baru. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi terkait kasus baru tersebut. (Pon)

Baca juga berita terkait KPK dalam artikel: Pengacara Mochammad Basuki Bantah Kliennya Ditangkap KPK

#KPK #Operasi Tangkap Tangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
KPK resmi menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus suap pejabat Bea Cukai Kemenkeu. Simak update selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
Indonesia
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
KPK menggeledah kantor DLH Klaten pada Kamis (29/10). Penyidik KPK membawa dua koper berisi barang bukti.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Indonesia
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Ruwiya mengaku belum memperoleh informasi secara lengkap mengenai barang atau data yang dibawa tim KPK dari kantor tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Indonesia
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Di tengah kegiatan penggeledahan, aktivitas pelayanan dan pekerjaan pegawai di kantor tersebut masih berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Indonesia
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
KPK masih merahasiakan jadwal pemanggilan ketiga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Indonesia
Usul Cerdas KPK di RUU Perampasan Aset: Harta Pejabat di Luar LHKPN Bisa Dirampas Negara
KPK mengusulkan RUU Perampasan Aset agar berwenang menyita harta pejabat yang tidak dilaporkan di LHKPN. Simak ulasan dan fakta hukum lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Usul Cerdas KPK di RUU Perampasan Aset: Harta Pejabat di Luar LHKPN Bisa Dirampas Negara
Berita Foto
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Tersangka Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WBE) Suhendrik, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Indonesia
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Kasus tersebut bermula ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan dengan menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Tengah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Bagikan