Pasca OTT, Oknum Pejabat DPRD Jawa Timur Tiba di KPK
Oknum pejabat DPRD Jateng yant terjaring OTT KPK, saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selas (6/6) siang. (MP/Ponco Sulaksono)
Pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan diterbangkan dari Surabaya, Jawa Timur pagi tadi, oknum pejabat DPRD Jawa Timur dan lima orang lain hasil OTT tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selas (6/6) siang.
Keenamnya ditangkap dalam operasi senyap KPK terkait dugaan suap ke anggota DPRD Jawa Timur. Mereka tiba dengan menaiki dua mobil tahanan KPK yang berbeda.
Mobil pertama tiba di pelataran gedung KPK dengan membawa tiga orang hasil tangkap tangan, sekira pukul 12.55 WIB.
Diduga Ketua Komisi B DPRD Moch Basuki jalan terlebih dahulu dengan membawa sebuah tas dan langsung masuk ke lobi KPK diikuti dua orang lainnya.
Mobil tahanan KPK kedua yang membawa tiga orang lainnya tiba sekira pukul 12.58 WIB. Dalam mobil tersebut keluar pertama seorang perempuan yang diduga merupakan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Rohayati.
Selain Moch Basuki dan Rohayati, dari informasi yang dihimpun, ada empat orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi ini.
Mereka di antaranya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur Bambang Heryanto, Staf DPRD Jawa Timur Rahman dan Santoso serta Anang Basuki Rahmat.
Diberitakan sebelumnya, oknum pejabat DPRD Jawa Timur terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru Bicara KPK Febri Diansyah enggan menjelaskan secara rinci siapa oknum Pejabat DPRD Jawa Timur tersebut. Namun, ia mengakui adanya kegiatan OTT tersebut.
"Ya kami sedang lakukan kegiatan terkait kewenangan kita di bidang penindakan," kata Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/6).
Penindakan Tim Satgas KPK di Jawa Timur itu, diketahui merupakan kasus korupsi baru. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi terkait kasus baru tersebut. (Pon)
Baca juga berita terkait KPK dalam artikel: Pengacara Mochammad Basuki Bantah Kliennya Ditangkap KPK
Bagikan
Berita Terkait
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
KPK Telusuri Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain dalam Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub
KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
2 Orang Tim Sukses Bupati Pati Sudewo Ditetapkan Tersangka Pemerasan