MerahPutih.Com - Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto, memastikan spesimen pasien suspect corona yang meninggal dunia di Cianjur, negatif.
Namun, Juru Bicara pemerintah terkait penanganan virus corona covid-19, ini tidak menjelaskan penyebab pasien suspect corona tersebut meninggal.
Baca Juga:
Wapres Kiai Ma'ruf Sesalkan Adanya Panic Buying oleh Masyarakat
"Saya sudah konfirmasi berapa kali ya di WA, itu negatif," kata Achmad dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Rabu (4/3) malam.
Pemeriksaan spesimen dilakukan terhadap orang yang suspect corona. Suspect corona adalah istilah medis yang menyatakan seorang pasien diduga mengidap corona, tapi belum bisa dipastikan positif atau negatif.
Achmad sebelumnya menyebut Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangkes) Kemenkes telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa spesimen yang dikirim dari Cianjur. Kata dia, seluruhnya negatif.
Baca Juga:
Diberitakan sebelumnya, seorang pasien berinisial D (50) yang diduga terjangkit virus corona (Covid-19) di Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia. Pihak Dinas Kesehatan setempat masih menunggu hasil laboratorium dari Balitbangkes untuk memastikan penyebab kematian pasien.(Pon)
Baca Juga:
Antisipasi Virus Corona, KPK Akan Periksa Suhu Tubuh Seluruh Pegawainya