Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat tak konsumsi buah terbuka. Foto: MerahPutih/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Nipah.

Hal itu terutama mengacu pada ketersediaan buah terbuka di negara-negara terinfeksi virus Nipah.

“Virus nipah ini berasal dari kelelawar masuk ke buah, di beberapa negara dimakan oleh babi jadi kemudian untuk orang-orang yang memakan babi tertular,” ujar Budi, Jumat (30/1).

Ia juga menegaskan, virus tersebut sampai sekarang teridentifikasi paling banyak di India, kemudian sudah sempat tersebar ke negara lain.

Baca juga:

Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia

Penularan penyakit ini berasal dari buah yang sudah dimakan oleh kelelawar, karena lidahnya masuk ke sana.

“Untuk orang-orang Indonesia yang ke daerah tadi, kalau bisa jangan makan buah yang terbuka, kalau makan jeruk ya jeruknya yg tertutup. Dikupas sendiri jadi kita bisa lihat atau lebih baik lagi nggak udah makan buah, makan nasi dan daging yang dimasak," kata dia.

Kendati demikian, ia menegaskan Kemenkes tetap melakukan upaya antisipasi dengan menyiapkan skrining. Reagen pun telah disiapkan di beberapa laboratorium pengawasan Kemenkes.

Ia menegaskan, reagen akan langsung didistribusikan jika ditemukan pasien mencurigakan terpapar gejala virus Nipah.

Baca juga:

Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah

"Ini belum masuk Indonesia, kita siapkan skriningnya. Jadi kalau ada orang yang dicurigai batuk gak sembuh-sembuh ini sama kayak covid nyerang paru-paru, kita skrining. Skrining di Kemenkes, reagen didistribusikan ke laboratoriumnya milik Kemenkes di semua Indonesia kalau ada yg dicurigai kita bisa distribusikan ke daerah," ungkap Budi.

Ia juga mengungkapkan, tingkat fatalitas virus Nipah cukup tinggi. Pihaknya sampai saat ini menunggu rekomendasi dari WHO terkait regulasi penanganan.

"Kita belum melihat dan itu sesuai juga rekomendasi dari WHO untuk tutup border karena kita lihat karena masih sedikit yang terkena penyakit ini, mudah-mudahan enggak. Tapi memang catatannya fatality rate tinggi kalau orang kena ini kemudian kemungkinan meninggal tinggi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Buah #Virus Nipah #Budi Gunadi Sadikin #Kementerian Kesehatan #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Indonesia
Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia
Virus Nipah telah dikenal sejak 1998 dan hingga saat ini jumlah kasusnya secara global masih terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia
Dunia
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menelan informasi mentah-mentah dan hanya merujuk pada sumber resmi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah
Indonesia
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Surveilans aktif ini mengharuskan seluruh penumpang yang datang ke Bandara Seoetta, terutama dari wilayah endemis, akan menjadi sasaran skrining awal kesehatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Indonesia
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar bisa menikmati layanan kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Indonesia
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis
Kemenkes memperluas program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan penanganan medis gratis pasca-skrining. Berlaku 15 hari dan dilanjutkan lewat BPJS Kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis
Indonesia
Mulai Berlaku Layanan Medis Gratis 15 Hari Setelah CKG Bagi Non-BPJS
CKG tidak hanya fokus pada skrining kesehatan massal, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh penanganan dini.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Mulai Berlaku Layanan Medis Gratis 15 Hari Setelah CKG Bagi Non-BPJS
Berita Foto
Raker Menkes Budi Gunadi dengan Komisi IX DPR Bahas Program Kesehatan Prioritas Nasional
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Januari 2026
Raker Menkes Budi Gunadi dengan Komisi IX DPR Bahas Program Kesehatan Prioritas Nasional
Indonesia
Menkes Bantah Pasien RSHS Bandung Meninggal karena Superflu, Minta Publik Jangan Panik
Menkes menyatakan superflu memang memiliki tingkat penularan tinggi, tetapi angka tingkat fatality ratenya sangat rendah.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Menkes Bantah Pasien RSHS Bandung Meninggal karena Superflu, Minta Publik Jangan Panik
Bagikan