Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Dok. Kemenkes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perayaan Idul Adha 1447 H identik dengan konsumsi hewan kurban seperti daging kambing dan sapi. Membuat Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan cara pengolahan daging kurban.

Menurutnya, anggapan bahwa daging kambing menjadi penyebab utama hipertensi dan kolesterol tinggi tidak sepenuhnya tepat, karena risiko kesehatan justru banyak dipengaruhi bahan tambahan serta pola memasak yang digunakan.

Dalam konten Budi Gemar Sharing (BGS), Menkes menegaskan bahwa konsumsi daging kurban tetap aman apabila diolah dengan benar dan dikonsumsi secara wajar.

Ia menyebut, kebiasaan masyarakat menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak menjadi faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.

Yang salah bukan si kambing. Yang salah adalah cara masaknya,

ujar Budi dalam keterangannya dikutip Rabu (27/5).

Baca juga:

Libur Idul Adha, 22 Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung Ludes dalam Sehari

Ia menjelaskan, berbagai hidangan khas Lebaran Haji seperti gulai, sate, dan tongseng umumnya menggunakan santan kental dan bumbu dengan kadar garam tinggi.

Kondisi tersebut membuat makanan menjadi lebih berisiko bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

“Si kambing sudah bener sehat, sama si tukang masak ditambahin tuh santannya sebanyak ini, ditambahin jeroan, ditambahin garam yang banyak, ditambahin juga gula yang banyak,” katanya.

Menurut Budi, daging kambing sebenarnya memiliki kandungan gizi yang baik apabila dimasak secara sehat. Namun, proses pengolahan yang tidak seimbang justru memicu munculnya berbagai gangguan kesehatan yang sering terjadi setelah Idul Adha.

Menkes juga menyoroti tingginya konsumsi jeroan saat momen kurban. Ia menyebut hati, paru, dan usus memiliki kadar kolesterol jauh lebih tinggi dibandingkan daging biasa, sehingga perlu dibatasi konsumsinya.

Baca juga:

68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Pemprov Jamin Semua Sehat dan Halal

Pelaku utamanya adalah santan kental yang dimasak berjam-jam, serta jeroan seperti hati, paru, dan usus,

katanya.

Ia mengungkapkan, kadar kolesterol pada jeroan bisa mencapai tiga hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan daging biasa.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak berlebihan mengonsumsi makanan berbahan jeroan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi atau kolesterol tinggi.

Budi mengatakan, peningkatan jumlah pasien dengan keluhan hipertensi dan kolesterol pasca-Iduladha kerap terjadi setiap tahun.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata-mata akibat konsumsi daging kambing, melainkan pola makan yang kurang sehat selama perayaan berlangsung.

“Kalau habis Idul Adha banyak yang masuk RS karena hipertensi atau kolesterol, pastikan kita tahu bahwa pelakunya bukan kambingnya,” ucapnya.

Ia pun mengajak masyarakat tetap menikmati hidangan kurban tanpa rasa takut berlebihan, selama memperhatikan pola konsumsi dan teknik pengolahan makanan.

Menkes menyarankan agar penggunaan santan, garam, dan gula dikurangi, serta memperbanyak metode memasak yang lebih sehat seperti dibakar, direbus, atau dipanggang.

Selain itu, masyarakat juga diminta menyeimbangkan konsumsi daging dengan sayur dan buah agar asupan nutrisi tetap terjaga selama Idul Adha. (Knu)

#Menteri Kesehatan #Budi Gunadi Sadikin #Hewan Kurban #Tekanan Darah #Kolesterol Tinggi #Idul Adha #Daging Kambing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut banyak korban gempa NTT alami patah tulang.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Indonesia
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap temuan bakteri E. coli pada menu MBG di Papua dan Semarang.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Indonesia
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal ketimpangan penghasilan dokter di Indonesia yang bagaikan bumi dengan langit.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Indonesia
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perundungan menjadi keluhan terbesar yang dialami dokter di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Indonesia
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Selain berdampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Indonesia
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Indonesia
PDIP Kritik Pengadaan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: jangan Jadi Branding Politik
Publik berhak mempertanyakan transparansi dan pengawasan penggunaan APBN.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
PDIP Kritik Pengadaan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: jangan Jadi Branding Politik
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Bagikan