Jaga Situasi Bangsa, TKN Minta Pendukungnya Tak Selebrasi Berlebihan
Sabtu, 29 Juni 2019 -
MerahPutih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, meminta para pendukung tak mengadakan perayaan besar-besaran saat penetapan pasangan yang mereka jagokan ditetapkan menang Pemilu.
Anggota TKN,Direktur Tim Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Amin, Ade Irfan Pulungan mengatakan, hal tersebut harus dilakukan guna menjaga situasi bangsa agar tetap kondusif.
"Kami juga meminta seluruh rakyat Indonesia untuk membangun bangsa ini, tidak ada lagi persoalan bersifat pilpres. Sehingga kita menunggu tahapan pelantikan presiden pada tanggal 20 Oktober," ujar Ade dalam keterangannya, Sabtu (29/6).
Baca Juga: Sibuk, Prabowo-Sandi Dikabarkan Tak Akan Hadiri Penetapan Pemenang Pemilu
Ia juga meminta agar para pendukung Jokowi-Amin dapat menjaga ketertiban dengan tidak melakukan selebrasi secara berlebihan. "Nah kami juga mengimbau kepada seluruh simpatisan relawan, pendukung paslon 01 untuk sama-sama menghormati dan menjaga ketertiban untuk tidak melakukan selebrasi," imbuhnya.
Ade dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan agar para pendukung paslon 01 untuk mendengarkan pesan pesan Jokowi untuj menghormati hasil putusan MK. "Pak Jokowi juga kemarin rilis persnya di runaway Bandara Halim Perdanakusuma, dia juga mengatakan untuk mengormati dan menghargai keputusan ini," paparnya.
Rencananya, tim hukum Jokowi-Amin akan menyampaikan laporan pada Jokowi-Amin terkait hasil sidang MK, Senin (1/7). "Yang berikutnya kami sebagai penerima kuasa, dari pemberi kuasa tentu kami akan melaporkan tentang perjalanan ini dan putusan yang sudah kita terima bersama," kata Ade.
Diketahui, penetapan calon presiden dan wakil presiden terpilih nantinya akan dilakukan pada hari Minggu 30 Mei 2019. Penetapan akan dilakukan di Kantor KPU, pada pukul 15.30 WIB. (Knu)