MerahPutih.com - Kelompok gerilyawan Palestina, Hamas dan Israel sepakat menghentikan eskalasi serangan di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Demikian kelompok penguasa Gaza Hamas dan Israel dalam pernyataan pada Senin (9/1).
Berdasarkan kesepakatan yang dimediasi oleh utusan Qatar, Hamas akan mengakhiri serangan. Sementara itu, Israel juga akan menghentikan serangan udara di Gaza, kata pejabat Palestina yang mengetahui mediasi tersebut.
Baca Juga:
DPR Nilai Israel tak Pernah 'Istiqomah' Caplok Tepi Barat Palestina
COGAT, badan penghubung Israel untuk wilayah Palestina, mengonfirmasi bahwa setelah melakukan konsultasi keamanan yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Benny Gantz, penyeberangan barang utama Gaza akan kembali dibuka dan para nelayan akan diperbolehkan kembali melaut, hingga sejauh 15 mil.
Dikutip Antara, pernyataan COGAT menyebutkan keputusan tersebut "tunduk pada stabilitas keamanan dan ketenangan yang terus berlanjut" namun memperingatkan bahwa jika Hamas melanggar komitmen, maka Israel akan "melakukan tindakan yang sesuai."
Hamas mengatakan pengertian itu akan memudahkan jalan untuk implementasi sejumlah proyek "yang akan mela zxxzyani rakyat Gaza, sekaligus meringankan beban di tengah gelombang pandemi."
Baca Juga:
Rakyat Palestina dan kelompok kemanusiaan mendesak agar blokade yang dilakukan Israel di Gaza dilonggarkan, lantaran khawatir bakal lebih banyak kesulitan setelah wabah COVID-19 pertama.
Israel mengatakan blokade tersebut diperlukan terkait kekhawatiran keamanan atas Hamas, yang dianggap sebagai organisasi teroris. (*)
Baca Juga: