Hamas-Israel Sepakat Hentikan Serangan di Perbatasan Gaza

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 01 September 2020
Hamas-Israel Sepakat Hentikan Serangan di Perbatasan Gaza

Anggota pasukan keamanan Hamas Palestina di perbatasan Rafah, Jalur Gaza. ANTARA FOTO/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa/HP/djo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kelompok gerilyawan Palestina, Hamas dan Israel sepakat menghentikan eskalasi serangan di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Demikian kelompok penguasa Gaza Hamas dan Israel dalam pernyataan pada Senin (9/1).

Berdasarkan kesepakatan yang dimediasi oleh utusan Qatar, Hamas akan mengakhiri serangan. Sementara itu, Israel juga akan menghentikan serangan udara di Gaza, kata pejabat Palestina yang mengetahui mediasi tersebut.

Baca Juga:

DPR Nilai Israel tak Pernah 'Istiqomah' Caplok Tepi Barat Palestina

COGAT, badan penghubung Israel untuk wilayah Palestina, mengonfirmasi bahwa setelah melakukan konsultasi keamanan yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Benny Gantz, penyeberangan barang utama Gaza akan kembali dibuka dan para nelayan akan diperbolehkan kembali melaut, hingga sejauh 15 mil.

Ilustrasi - Seorang perempuan Palestina berargumen dengan polisi perbatasan Israel yang tiba untuk menghentikannya membangun rumah di desa Susya, Tepi Barat, Selasa (11/8/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/aww/cfo (REUTERS/MUSSA ISSA QAWASMA)
Ilustrasi - Seorang perempuan Palestina berargumen dengan polisi perbatasan Israel yang tiba untuk menghentikannya membangun rumah di desa Susya, Tepi Barat, Selasa (11/8/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/aww/cfo (REUTERS/MUSSA ISSA QAWASMA)

Dikutip Antara, pernyataan COGAT menyebutkan keputusan tersebut "tunduk pada stabilitas keamanan dan ketenangan yang terus berlanjut" namun memperingatkan bahwa jika Hamas melanggar komitmen, maka Israel akan "melakukan tindakan yang sesuai."

Hamas mengatakan pengertian itu akan memudahkan jalan untuk implementasi sejumlah proyek "yang akan mela zxxzyani rakyat Gaza, sekaligus meringankan beban di tengah gelombang pandemi."

Baca Juga:

Timbunan Koin Emas Kuno Ditemukan di Israel

Rakyat Palestina dan kelompok kemanusiaan mendesak agar blokade yang dilakukan Israel di Gaza dilonggarkan, lantaran khawatir bakal lebih banyak kesulitan setelah wabah COVID-19 pertama.

Israel mengatakan blokade tersebut diperlukan terkait kekhawatiran keamanan atas Hamas, yang dianggap sebagai organisasi teroris. (*)

Baca Juga:

[FAKTA Atau HOAKS]: Sniper TNI Tembak Pesawat Tempur Israel

#Israel #Hamas
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Israel terus melanggar norma kemanusiaan dan hukum internasional tanpa sanksi yang jelas. ?
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap berperang melawan Isreal demi membela Palestina.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Dunia
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Hamas setiap hari selalu memberikan laporan pelanggaran yang dilakukan Israel ke negara mediator gencatan senjata Gaza.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Desember 2025
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Indonesia
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Denmark, Prancis, Yunani, Slovenia, dan Inggris mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Dunia
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait kasus kejahatan perang di Gaza
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Desember 2025
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Dunia
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Dewan Perdamaian tersebut merupakan komponen kunci dari kesepakatan gencatan senjata Trump untuk Jalur Gaza
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Indonesia
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
Penyerbuan ini dianggap melanggar Piagam PBB dan Resolusi Dewan Keamanan 2730 yang keluar 24 Mei 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
Dunia
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Membuka Rafah dua arah menjamin kebebasan bergerak warga Palestina di Gaza, serta memastikan tidak ada penduduk yang dipindah paksa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Dunia
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan pembahasan gencatan senjata dengan Israel akan dilanjutkan dalam pertemuan pada 19 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Bagikan