[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke

Tangkapan layar informasi hoaks. (Foto: Dok Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.

Informasi ini diunggah akun TikTok “abahumarparanormal”. Disebutkan, rencana Trump itu sudah mendapatkan restu dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam informasi yang beredar di media sosial itu, disebutkan langkah Trump untuk membuka hubungan baik antara Indonesia dengan Israel yang memang tak akur.

Hingga Senin (26/1/2026), unggahan itu telah menuai 1.760 tanda suka, 325 komentar dan telah dibagikan ulang 325 kali. Berikut narasinya:

“GILA RENCANA TRUMP MEMINDAHKAN 1 JUTA ORG ISRAEL KE PAPUA, MENEKAN
PRESIDEN PRABOWO AGAR MEMBUKA HUBUNGAN BAIK DENGAN ISRAEL, KALAU KITA MENOLAK APA YG AKAN mad IranAKUKAN AMERIKA ??”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel


FAKTA:

Dikutip dari Mafindo berdasarkan penelusuran tim cek fakta tempo.co, tidak ditemukan bukti bahwa Trump pernah mengumumkan atau merencanakan relokasi warga Israel ke Papua atau wilayah Indonesia mana pun. Tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah AS atau Trump yang mendukung klaim tersebut.

Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, Hartyo Harkomoyo, menegaskan bahwa narasi yang beredar di TikTok tersebut menyesatkan. “Tidak benar,” ujar Hartyo kepada Tempo, Senin (19/1/2026).

Laporan Tempo pada Maret 2025 justru mengungkap rencana Israel memindahkan warga Palestina ke luar negeri, termasuk Indonesia, melalui skema uji coba imigrasi. Namun, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan tidak pernah ada pembicaraan atau kesepakatan terkait rencana tersebut.

Adapun dorongan Donald Trump agar Indonesia menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel, sebagaimana dilaporkan AP News, juga ditolak tegas pemerintah Indonesia.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa normalisasi hanya dimungkinkan jika didahului pengakuan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

Baca juga:

Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran

KESIMPULAN:

Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “Trump mau pindahkan jutaan warga Israel ke Papua” adalah konten palsu alias hoaks yang menyesatkan. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Israel #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Bagikan