Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo/ humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SATGAS Operasi Damai Cartenz-2026 menyelidiki insiden kebakaran yang melibatkan pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7). Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima Satgas Operasi Damai Cartenz melalui rekaman video dari udara yang memperlihatkan sebuah pesawat dalam kondisi terbakar di ujung landasan. Video tersebut diketahui direkam pilot dari maskapai lain yang sedang melintas di atas lokasi kejadian.

Setelah menerima informasi tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz segera melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo mengatakan pihaknya telah memetakan situasi dan menyiapkan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian.

“Tim diberangkatkan menuju lokasi kejadian, sedangkan personel digeser secara bertahap,” ujar Yusuf kepada wartawan di Jayapura, Jumat (3/7).

Baca juga:

Koops TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA Warga AS Ditembak KKB Papua



Berdasarkan hasil koordinasi sementara, pesawat PK-RCY diketahui melayani rute penerbangan Wamena–Balingga–Wamena menggunakan pesawat jenis Pilatus. Sesuai data manifest dari pihak maskapai, pesawat tersebut dipiloti Nicholas F Goselin, warga negara Amerika Serikat, dan membawa tujuh penumpang.

“Informasi mengenai kondisi pilot maupun para penumpang masih menunggu hasil pengecekan langsung di lokasi,” tutur Yusuf.

Untuk sementara, terdapat dugaan awal keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Satgas Operasi Damai Cartenz


Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan alat bukti, dan pemeriksaan saksi sehingga belum dapat disimpulkan secara pasti. Proses penanganan di lapangan turut menghadapi kendala kondisi geografis. Belum adanya akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis.

Selain itu, bandara yang berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut juga menjadi hambatan petugas untuk tiba di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan proses penyelidikan masih terus berlangsung, petugas akan mengedepankan proses penyelidikan secara profesional melalui olah TKP, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi.

Termasuk koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut sekaligus menjamin keamanan aktivitas masyarakat dan penerbangan perintis di wilayah Papua Pegunungan.(knu)

Baca juga:

KSAD Kirim Pasukan sebagai Respons Pembakaran Pesawat oleh KKB

#Kelompok Bersenjata #Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Indonesia
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Polisi kini sudah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Bagikan