Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 34 menit lalu
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan terus menurun seiring dengan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) oleh pemerintah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan pemerintah memfokuskan penanganan karhutla di empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Total luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut mencapai 161,5 hektare.

Untuk menangani karhutla, pemerintah telah melaksanakan 10 sorti OMC dengan menyemaikan 10.000 kg garam. Upaya tersebut memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.

Seiring dengan upaya tersebut, jumlah titik panas berkurang signifikan, dari 295 titik pada Selasa (27/10) menjadi 65 titik pada Rabu (28/10).

"Saat ini bisa kami sampaikan, dari hari-hari sebelumnya, turun signifikan titik api sebesar 78 persen. Tadinya titik api sebesar 295, saat ini kita dapati ada 65 titik," kata Berton, Kamis (29/10).

Baca juga:

Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua


Ia mengatakan pemerintah akan terus mengoptimalkan OMC untuk menangani karhutla di Papua Selatan. Terlebih, hujan hingga saat ini belum terpantau di salah satu kabupaten, yakni Asmat. "Tentu upaya-upaya tetap kami laksanakan untuk memadamkan api ini sehingga nantinya Papua Selatan ini juga bebas dari api," imbuhnya.

Menurut BNPB, hujan yang turun di Papua Selatan cukup merata dan meningkatkan jarak pandang dari 1–5 km menjadi 7–8 km. Kondisi ini diperkirakan terus membaik seiring dengan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan, khususnya di wilayah Merauke Selatan, pada akhir pekan ini.

Meski demikian, BNPB mengingatkan ancaman fenomena El Nino yang kuat masih membayangi sebagian wilayah Papua. Kondisi tersebut, disertai angin kering, meningkatkan risiko kebakaran lahan di Papua Selatan.

"Tentu kami juga menyampaikan El Nino saat ini sangat kuat dan Papua Selatan sangat rawan terbakar. Asap lintas batas dari Papua Nugini juga datang ke Papua Selatan," jelas Berton.

Berton berharap pelaksanaan OMC dapat terus memicu hujan di wilayah Papua sehingga membantu menekan jumlah titik panas yang diperparah oleh fenomena El Nino. "Kita berharap hujan ini pun akan tetap terjadi. Sehingga titik api baik itu yang ada di permukaan maupun yang ada di dalam permukaan, misalnya gambut, bisa teratasi dengan baik," imbuh Berton.

Menurut data BNPB, pemerintah masih menangani total 462 hektare lahan yang terbakar di 10 provinsi terdampak, beberapa di antaranya meliputi Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku. Sementara itu, OMC juga terus dilaksanakan di sejumlah wilayah prioritas karhutla. Pada Rabu (28/10), misalnya, pemerintah mengerahkan 16 sorti OMC dengan menyemaikan es kering (dry ice) dan garam sebanyak total 22.600 kg di tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.

Upaya tersebut membuahkan hasil berupa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah kabupaten/kota terdampak, seperti Kotawaringin Barat, Banjarmasin, dan Banjarbaru.(Asp)


Baca juga:

Prakiraan Cuaca BMKG 13 Oktober 2026: Waspada Hujan Petir Mengintai Kota-Kota dari Jakarta Hingga Papua

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Pemadaman Karhutla #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - 2 jam, 34 menit lalu
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
Polri Temukan Indikasi Lemahnya Pencegahan Karhutla di Area Konsesi Perusahaan
Indikator tersebut antara lain kebakaran berulang di wilayah perusahaan serta sumber api yang berasal dari dalam area konsesi perkebunan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Polri Temukan Indikasi Lemahnya Pencegahan Karhutla di Area Konsesi Perusahaan
Indonesia
Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terduga Pelanggar Aturan Karhutla
Rekomendasi tersebut didasarkan pada hasil penyidikan dan sejumlah indikator pelanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terduga Pelanggar Aturan Karhutla
Indonesia
Investor Asing dan Lokal Dijadikan Tersangka Karhutla, DPR Tegas Minta Usut Tuntas
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji penegakan hukum yang dilakukan Polri.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Investor Asing dan Lokal Dijadikan Tersangka Karhutla, DPR Tegas Minta Usut Tuntas
Indonesia
29 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Korporasi Tersangka Karhutla Terancam Denda Rp 15 Miliar
Modus operandi yang ditemukan dalam penyidikan mencakup dugaan perbuatan sengaja maupun kelalaian yang melanggar ketentuan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
29 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Korporasi Tersangka Karhutla Terancam Denda Rp 15 Miliar
Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
11 Pesawat Angkut TNI AU Tetap Siaga Lakukan Operasi Pemadaman Karhutla
TNI AU, menggandeng instansi dari luar TNI dalam proses pemeriksaan dan pemeliharaan mesin pesawat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
11 Pesawat Angkut  TNI AU Tetap Siaga Lakukan Operasi Pemadaman Karhutla
Indonesia
4 Perusahaan Asing Terlibat Karhutla, Luas Lahan Hangus Mencapai 29.168,78 Hektare
Penanganan perkara karhutla tidak hanya menyasar pelaku perorangan, tetapi juga badan usaha yang diduga terlibat dalam kebakaran lahan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
4 Perusahaan Asing Terlibat Karhutla, Luas Lahan Hangus Mencapai 29.168,78 Hektare
Indonesia
Polri Tetapkan 4 Perusahaan Asing sebagai Tersangka Karhutla, Ini Daftarnya
Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dugaan karhutla, termasuk empat perusahaan PMA dari Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Polri Tetapkan 4 Perusahaan Asing sebagai Tersangka Karhutla, Ini Daftarnya
Bagikan