450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua

Pelepasan 450 prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha (Yonif 117/KY) untuk misi menjaga perbatasan RI dengan Papua Nugini (PNG) di wilayah Boven Digoel, di pelabuhan Aceh Utara, Kamis (2/7/2026). (ANTARA/HO/Korem Lilawangsa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - 450 Prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha (Yonif 117/KY) dikirim dalam misi menjaga perbatasan RI dengan Papua Nugini (PNG) di wilayah Boven Digoel.

Misi kali ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kedaulatan wilayah, melainkan juga misi kemanusiaan,

kata Komandan Yonif 117/Ksatria Yudha, Letkol Inf Jahrul Fahmi, di Aceh Utara, Kamis (3/7).

Satuan tempur di bawah jajaran Korem 012/Teuku Umar ini bertolak menuju wilayah perbatasan Papua menggunakan KRI Banjarmasin-592 melalui Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara.

Ratusan prajurit tersebut tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Statis Kodam Iskandar Muda. Mereka mengemban misi negara untuk menjaga kedaulatan NKRI di wilayah timur Indonesia selama satu tahun ke depan.

Baca juga:

Dirdik Jampidsus Buka Dugaan Peran Kolonel TNI Aktif Atur Harga Mark Up Motor Listrik BGN

Sebelum menaiki kapal perang, prosesi adat peusijuk (tepung tawar) digelar secara khidmat di dermaga. Prosesi ini dipimpin langsung oleh tokoh agama kharismatik Aceh, Tengku Muzakkir atau Waled Lapang.

Tradisi khas Aceh tersebut menjadi simbol doa, restu, dan harapan agar seluruh personel diberikan keselamatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas negara.

Letkol Inf Jahrul Fahmi, menjelaskan, sebelum memasuki daerah operasi, seluruh pasukannya akan singgah di Cipatat, Jawa Barat. Mereka bakal digembleng terlebih dahulu dalam latihan pra tugas selama sebulan.

Setelah latihan pra tugas selesai, barulah pasukan diberangkatkan ke Kabupaten Boven Digoel, Papua, untuk melaksanakan misi pengamanan perbatasan RI–PNG selama 12 bulan,

ujarnya.

Misi ini, tegas ia, tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kedaulatan wilayah. Prajurit Satgas Yonif 117/KY juga membawa misi kemanusiaan melalui program pembinaan masyarakat di perbatasan.

Kami akan membantu sektor pendidikan dengan menjadi tenaga pengajar di daerah yang kekurangan guru,

katanya.

Selain itu, prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Mereka telah dibekali selama masa persiapan untuk membantu kesejahteraan warga lokal. (*)

#TNI #Papua #TNI AD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Bagikan