Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Map Lebanon-Israel
MerahPutih.com - Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan pembahasan gencatan senjata dengan Israel akan dilanjutkan dalam pertemuan pada 19 Desember 2025.
“Jelas sekali bahwa sesi pertama tidak akan terlalu produktif, tetapi ini membuka jalan bagi sesi-sesi mendatang yang akan dimulai pada tanggal 19 bulan ini,” kata Aoun, dalam rapat Kabinet di Istana Baabda, Beirut, Kamis (4/12) waktu setempat
Delegasi Lebanon dalam perundingan itu nanti akan dipimpin mantan duta besar untuk Washington, Simon Karam. Sedangkan Israel diwakili direktur senior kebijakan luar negeri Dewan Keamanan Nasional, Uri Resnick.
Baca juga:
Israel Ingkar Janji Gencatan Senjata, Lebanon Kerahkan Pasukan ke Perbatasan
Aoun memastikan pemilihan Simon Karam sebagai ketua delegasi Lebanon dilakukan setelah presiden berkonsultasi dengan Ketua Parlemen Nabih Berri dan Perdana Menteri Nawaf Salam.
“Bahasa negosiasi harus diutamakan daripada bahasa perang,” tandas orang nomor satu di Lebanon itu, dilansir dari Antara.
Tel Aviv dan Beirut sebelumnya sudah mencapai kesepakatan gencatan senjata tahun lalu, setelah lebih dari setahun serangan dengan latar belakang perang di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai 17.000 lainnya.
Baca juga:
Gencatan senjata antara Tel Aviv dan Beirut dicapai tahun lalu setelah lebih dari setahun serangan dengan latar belakang perang di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai 17.000 lainnya.
Menurut perjanjian gencatan senjata itu tentara Israel seharusnya mundur dari Lebanon selatan Januari 2025 lalu. Namun, rezim Zionis itu melanggar perjanjian.
Hingga akhir 2025 ini, Israel baru menarik sebagian militernya dari wilayah Lebanon. Bahkan, mereka terus mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan yang memicu kontak senjata dengan Lebanon baru-baru ini. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata