Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace

Arsip - Aksi pemboman Israel terhadap Menara Mushtaha di Jalur Gaza. /ANTARA/Anadolu/py

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam serangan Israel ke Gaza, Palestina, yang terjadi saat gencatan senjata masih berlangsung. Ia menilai Israel terus melanggar norma kemanusiaan dan hukum internasional tanpa sanksi yang jelas.
?
“Sejak gencatan senjata diberlakukan 10 Oktober 2025, berulang kali terjadi serangan ke warga sipil. Laporan pemerintah Palestina di Gaza menyebut sedikitnya 488 orang tewas dan 1.350 lainnya terluka,” kata Sukamta kepada wartawan, Senin (2/2).
?
Sukamta menyebut kondisi di Gaza sangat memilukan. Ia menilai pelanggaran hukum internasional terus terjadi tanpa adanya penyelidikan terhadap kejahatan yang dilakukan. “Semua norma kemanusiaan dan norma hukum terus dilanggar tanpa konsekuensi. Tidak ada penyelidikan atas kejahatan terorganisasi yang terus dilakukan Israel,” ujarnya.
?
Politikus PKS itu berharap pemerintah Indonesia lebih aktif mendorong lembaga internasional untuk mengambil langkah konkret menghentikan kekerasan. Menurutnya, penegakan hukum internasional saat ini gagal dilakukan secara konsisten. “Persoalan utamaya yakni kegagalan penegakan norma hukum secara konsisten. Selama ini terasa ada tebang pilih. Kalau ini dibiarkan, hukum humaniter internasional bisa kehilangan legitimasi,” tegas Sukamta.
?

Baca juga:

MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina


Ia juga menilai serangan Israel ke Gaza menjadi ujian bagi Board of Peace (BoP) yang baru dibentuk. Sukamta menyebut lembaga tersebut harus menunjukkan sikap tegas terhadap kekerasan yang terjadi. “Ini ujian bagi BoP, dan bagi Trump sebagai inisiatornya. Banyak pihak berharap BoP bisa menjadi terobosan penghentian kekerasan di Palestina,” kata dia.
?
Menurut Sukamta, langkah paling ditunggu yakni penghentian seluruh kekerasan Israel terhadap warga sipil serta pembukaan bantuan kemanusiaan secara maksimal bagi Gaza. “Setiap narasi perdamaian akan kehilangan makna jika pemboman terhadap pengungsi dan anak-anak terus terjadi,” ujarnya.
?
Sebelumnya, Israel meluncurkan serangan udara ke Gaza pada Minggu (1/2) yang menyebabkan sedikitnya 32 orang tewas.(Pon)

Baca juga:

Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza


?
?

#Gaza #Israel #DPR RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
DPR Percepat RUU Migas, Pertamina PHE Jadi Calon Tunggal Pengelola Kontrak Energi
Saat ini terdapat tiga skenario utama dalam pembentukan BUK yang tertuang dalam naskah akademik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
DPR Percepat RUU Migas, Pertamina PHE Jadi Calon Tunggal Pengelola Kontrak Energi
Indonesia
Pasien Cuci Darah Nyaris 'Lewat' Gara-gara BPJS Mati Mendadak, DPR Ngamuk Minta Aktivasi Darurat Sekarang
Komisi IX DPR RI berencana memanggil Menteri Sosial, Direktur Utama BPJS Kesehatan, dan Menteri Kesehatan dalam rapat kerja mendatang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Pasien Cuci Darah Nyaris 'Lewat' Gara-gara BPJS Mati Mendadak, DPR Ngamuk Minta Aktivasi Darurat Sekarang
Indonesia
DPR Cecar Dewas BPKH Soal Transparansi Uang Jemaah, Nasib Uang Haji di Ujung Tanduk?
Salah satu yang sangat dipentingkan adalah bagaimana menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan ibadah haji melalui keamanan dan keselamatan daripada keuangannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
DPR Cecar Dewas BPKH Soal Transparansi Uang Jemaah, Nasib Uang Haji di Ujung Tanduk?
Indonesia
Pimpinan Ormas Islam: Prabowo Siap Mundur dari Aliansi Trump dengan 1 Syarat
Presiden Prabowo Subianto siap menarik Indonesia keluar dari Board of Peace Gaza jika tidak berpihak pada perjuangan rakyat Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Pimpinan Ormas Islam: Prabowo Siap Mundur dari Aliansi Trump dengan 1 Syarat
Indonesia
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Ini menjadi alarm keras bagi kedaulatan ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Indonesia
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Nasir menyampaikan keprihatinannya atas proses hukum yang menimpa Hogi Minaya, yang dinilainya perlu dilihat secara lebih utuh dan berkeadilan, tidak semata-mata hitam-putih berdasarkan pasal.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Adakan Pertemuan Dengan Ormas Islam, Bahas Dewan Perdamaian
, pertemuan dengan ormas Islam merupakan agenda rutin yang digelar secara berkala oleh Presiden Prabowo. Pertemuan pada siang hari ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Presiden Prabowo Adakan Pertemuan Dengan Ormas Islam, Bahas Dewan Perdamaian
Indonesia
DPR Minta RI Aktif dan Kritis di Board of Peace
Kita bukan negara follower. Kita punya hak bersuara dan ikut menentukan arah.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
DPR Minta RI Aktif dan Kritis di Board of Peace
Indonesia
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Israel terus melanggar norma kemanusiaan dan hukum internasional tanpa sanksi yang jelas. ?
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Indonesia
Orang Dekat Prabowo sebut Isu Polri di Bawah Kementerian Disengaja untuk Melemahkan Presiden
Polri di bawah kementerian berpotensi melemahkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Orang Dekat Prabowo sebut Isu Polri di Bawah Kementerian Disengaja untuk Melemahkan Presiden
Bagikan