Kronologis Seru OTT Suap Ketua PN Depok, Kejar-kejaran Mobil Setelah Transaksi di Emeralda Golf

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Kronologis Seru OTT Suap Ketua PN Depok, Kejar-kejaran Mobil Setelah Transaksi di Emeralda Golf

Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta berjalan menuju mobil tahanan setelah terjerat OTT KPK, Sabtu (7/2/2026) dinihari. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kronologi operasi tangkap tangan (OTT) dugaan kasus suap kepada pimpinan Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, Kamis 5 Februari 2026, lalu akhirnya dibuka ke publik.

Transaksi suap yang melibatkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta (EKA) dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan (BBG) senilai Rp 850 juta itu berlangsung di kawasan Emeralda Golf, Tapos, Depok.

Baca juga:

Skandal Suap Hakim Depok, Anak Usaha Kemenkeu Bikin Invois Palsu Rp 850 Juta

Awalnya, tim antirasuah menerima informasi adanya penyerahan uang dari pihak pemberi PT Karabha Digdaya (KD), anak usaha Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis subuh, sekitar pukul 04.00 WIB

“Tim sudah bersiap sejak dini hari. Namun, ditunggu sampai pagi, belum juga dilakukan penyerahan,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/2) malam.

Pergerakan Uang Suap dan Mobil Pelaku

Pada pukul 13.39 WIB, KPK memantau pegawai PT KD berinisial ALF mengambil uang Rp 850 juta dari sebuah bank di Cibinong, Jawa Barat. Direktur Utama KD, Trisnadi Yulrisman (TRI), juga dipantau pergerakannya.

Sekitar pukul 14.36 WIB, dua mobil dari KD bergerak menuju lokasi. Mobil pertama berisi pegawai berinisial AND dan uang Rp 850 juta, sedangkan mobil kedua ditumpangi pegawai GUN dan Head Corporate Legal KD, Berliana Tri Kusuma (BER).

Baca juga:

KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Kasus Suap Lahan

Di sisi lain, KPK juga memantau mobil yang ditumpangi Juru Sita PN Depok, Yohansyah Maruanaya (YOH). Ketiga mobil tersebut akhirnya bertemu di Emeralda Golf, Tapos.

Uang Suap Diamankan, Ketua PN Depok Diciduk

Pada pukul 19.00 WIB, terjadi penyerahan uang dari pihak KD kepada YOH. KPK kemudian mengamankan YOH beserta tas ransel hitam berisi uang tunai Rp 850 juta.

“Sebelum diamankan sempat terjadi pengejaran karena tim sempat kehilangan kendaraan PN Depok, namun berhasil diamankan setelah beberapa menit,” tandas Jubir KPK, dilansir Antara.

Setelah barang bukti suap diamankan, KPK menangkap Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan (BBG) di kantor PN Depok, serta AND, GUN, dan BER di kantor PT KD pada pukul 19.18 WIB.

Baca juga:

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, 7 Orang Diamankan

Pada pukul 20.19 WIB, Trisnadi ditangkap di Living Plaza Cinere, Depok. Penangkapan terakhir dilakukan terhadap Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta (EKA), di rumah dinasnya. (*)

#Skandal Suap Hakim Depok #Suap Hakim #Ott Kpk
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Modus Skandal Jual-Beli Ubah Hasil Audit BPK di OTT Bupati Muara Enim
KPK ungkap permintaan Rp1,6 miliar untuk mengubah hasil audit BPK Sumsel terkait laporan keuangan Pemkab Muara Enim. OTT tangkap bupati nonaktif Edison dan ASN BPK.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Modus Skandal Jual-Beli Ubah Hasil Audit BPK di OTT Bupati Muara Enim
Indonesia
Jadi Tersangka Baru OTT Bupati Muara Enim, Pejabat BPK Titin Rita Lestari Berdalih Cuma Pelaksana
KPK menetapkan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel, Titin Rita Lestari, sebagai tersangka kasus suap pengaturan temuan BPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Jadi Tersangka Baru OTT Bupati Muara Enim, Pejabat BPK Titin Rita Lestari Berdalih Cuma Pelaksana
Indonesia
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
KPK menyita Rp 500 juta dalam OTT terhadap lima ASN BPK terkait dugaan suap temuan audit proyek pengadaan di Pemkab Muara Enim. Perkara kini naik ke tahap penyidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Indonesia
Terjaring OTT, Bupati Muara Enim Edison Bungkam saat Tiba di Gedung KPK
Bupati Muara Enim, Edison, memilih bungkam saat tiba di Gedung KPK pada Selasa (9/6).
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Terjaring OTT, Bupati Muara Enim Edison Bungkam saat Tiba di Gedung KPK
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Tersangka Suap Proyek, OTT Jaring 10 Orang
KPK menetapkan Bupati Muara Enim, Edison, sebagai tersangka kasus suap proyek di Sumatera Selatan.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Tersangka Suap Proyek, OTT Jaring 10 Orang
Indonesia
OTT Bupati Muara Enim, KPK Angkut 10 Orang di Jakarta dan Sumsel
Lima orang merupakan dari unsur pemkab, sisanya pihak swasta.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
OTT Bupati Muara Enim, KPK Angkut 10 Orang di Jakarta dan Sumsel
Indonesia
KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT, Total 10 Orang Diamankan
KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam operasi tangkap tangan. Total 10 orang diamankan, terdiri dari unsur Pemkab Muara Enim dan pihak swasta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT, Total 10 Orang Diamankan
Indonesia
KPK Tangkap Bupati Muara Enim
Ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
KPK Tangkap Bupati Muara Enim
Indonesia
Ditahan KPK, Presiden Prabowo Resmi Pecat Wamen Imipas Silmy Karim
Pemerintah belum menentukan sosok yang akan mengisi posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang ditinggalkan Silmy Karim.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Ditahan KPK, Presiden Prabowo Resmi Pecat Wamen Imipas Silmy Karim
Indonesia
Silmy Karim Jadi Tersangka, Istana Pastikan Pelayanan Imigrasi dan Pemasyarakatan Tetap Berjalan
Pemerintah memastikan pelayanan imigrasi dan pemasyarakatan tetap berjalan normal setelah Wamen Imipas Silmy Karim ditetapkan sebagai tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Silmy Karim Jadi Tersangka, Istana Pastikan Pelayanan Imigrasi dan Pemasyarakatan Tetap Berjalan
Bagikan