Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau

Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan 1.027 petugas untuk menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

Kesiapsiagaan difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.

Baca juga:

Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau

Personel yang disiapkan berasal dari unsur pemerintah, TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, PAM Jaya, PMI, relawan, serta mitra kebencanaan.

Terlebih dengan kondisi El Nino yang diprediksi berlangsung hingga awal 2027. Dampaknya perlu diantisipasi, mulai dari kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, hingga penurunan kualitas udara,

kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Rabu (2/9).

Siapkan 29 Mobil Tangki Air

Untuk mengantisipasi kekurangan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 29 mobil tangki dari 10 instansi/lembaga. Pemetaan wilayah rawan dan kebutuhan warga juga dilakukan hingga tingkat kelurahan.

Baca juga:

Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan

Gubernur Pramono menekankan agar jajaran tidak menunggu kondisi darurat terjadi sebelum mengambil langkah penanganan. Masyarakat juga perlu dilibatkan untuk menggunakan air secara bijak, mencegah sumber api, memastikan APAR tersedia, dan segera melaporkan potensi kebakaran.

Saya meminta jajaran untuk tidak menunggu masalah terjadi. Pastikan air bersih tersedia, cegah kebakaran, jaga kualitas udara dan kesehatan warga, serta pantau stok pangan,

tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau dapat segera melapor melalui layanan darurat 112.

Baca juga:

Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Berbasis Sains

BPBD telah berkoordinasi dengan PAM Jaya untuk menindaklanjuti laporan dan memfasilitasi distribusi air bersih ke lokasi yang membutuhkan. Mekanisme tersebut juga telah disosialisasikan kepada jajaran pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan.

"Ini yang kami sosialisasikan ke jajaran wali kota, kecamatan, dan kelurahan agar bilamana masyarakat menemukan kejadian kekeringan segera melaporkan ke 112 dan kami akan memfasilitasi dengan PAM Jaya untuk distribusi air bersihnya," jelasnya. (Asp)

Baca Artikel Asli