Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 53 menit lalu
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Memasuki penghujung Agustus 2026, potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi ancaman nyata dengan level risiko tinggi yang mengepung wilayah Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.

Merespons kondisi cuaca yang luar biasa kering ini, langkah tanggap darurat lewat operasi modifikasi cuaca (OMC) langsung dikebut untuk segera menekan sebaran titik api.

Baca juga:

Tinjau Karhutla Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Habitat Orangutan Terlindungi

Melonjaknya indikator Fire Weather Index (FWI) sebagaimana laporan BMKG, bikin kita enggak bisa lagi santai menghadapi ancaman karhutla di puncak kemarau panjang kali ini.

Dengan rentetan titik api yang terus bermunculan di peta pantauan BMKG, operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan kini diandalkan sebagai senjata utama agar kabut asap tidak memicu krisis lingkungan lebih parah.

Buat kamu yang tinggal atau punya aktivitas di daerah rawan, pemetaan risiko terbaru ini wajib banget diperhatikan.

Peta Sebaran Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

(Periode: 26 Agustus – 1 September 2026)

Data cuaca terbaru yang dirilis BMKG menunjukkan tren cukup bikin deg-degan. Bagaimana tidak, tingkat kerawanan api terpantau fluktuatif dari level aman (biru) sampai ke level sangat bahaya (merah).

Berikut rincian wilayah yang masuk dalam radar waspada:

  • Sumatera: Secara umum berada di kategori rendah hingga sangat tinggi. Percikan api sangat berisiko muncul di sebagian kecil area Aceh, Sumatera Utara, dan Bengkulu. Pengawasan ekstra juga wajib diterapkan di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung.

  • Jawa: Jangan salah, Pulau Jawa juga lagi gerah-gerahnya. Hampir seluruh kawasan di Jawa mencatatkan potensi karhutla yang merata dari level rendah sampai sangat tinggi.

  • Kalimantan: Borneo menempati posisi rentan dengan mayoritas areanya masuk zona waspada. Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, dan Timur diprediksi rawan tersulut api, ditambah sebagian kecil area di Kalimantan Utara.

Update Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Terkini

Untuk menjinakkan potensi bencana yang terus membesar, operasi modifikasi cuaca lewat penyemaian awan sedang digenjot habis-habisan di beberapa titik vital.

Berikut jadwal dan lokasi aksi hujan buatan yang sedang berlangsung:

  1. Riau: 30 Juli - 29 Agustus 2026

  2. Ibu Kota Nusantara (IKN): 22 - 27 Agustus 2026

  3. Kalimantan Barat: Pontianak (22 - 27 Agustus 2026) dan Ketapang (23 - 27 Agustus 2026)

  4. Sumatera Selatan: 22 - 26 Agustus 2026

  5. DKI Jakarta: 22 - 26 Agustus 2026

  6. Kalimantan Timur (Kab. Berau): 24 - 28 Agustus 2026

  7. Lampung: 25 - 31 Agustus 2026

  8. Jambi: 26 - 30 Agustus 2026

  9. Kalimantan Tengah: Dimulai per 26 Agustus 2026

Peringatan Darurat: Atmosfer Kering Bikin Api Mudah Merambat

Melihat data di lapangan, kondisi cuaca dan dinamika atmosfer yang minim uap air membuat api jauh lebih gampang meliar. Laporan resmi bahkan mengeluarkan imbauan tegas terkait situasi ini:

Mengingat jumlah titik api di Sumatera bagian tengah - selatan, di sebagian besar Kalimantan, dan di sebagian wilayah Papua yang cukup banyak, disertai dengan kondisi dinamika atmosfer yang kering dan memudahkan penyebaran api, maka perlu perhatian khusus di beberapa wilayah rawan tersebut,

tulis BMKG dalam keterangannya.

Sederet provinsi yang butuh penanganan super serius dan atensi khusus saat ini adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, serta seluruh provinsi di Kalimantan.

Baca juga:

Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla

Tidak luput juga, pengawasan ketat harus diarahkan ke Indonesia Timur, khususnya Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Pastikan kamu selalu update informasi dan hindari aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar, ya!

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kebakaran #Lahan Gambut #BMKG #Kemarau #Musim Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Cari tahu info terbaru potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akhir Agustus 2026. Cek daftar wilayah zona merah di Sumatera, Jawa, Kalimantan serta update operasi modifikasi cuaca di sini
Angga Yudha Pratama - 53 menit lalu
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Berita Foto
Tinjau Karhutla Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Habitat Orangutan Terlindungi
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni berbincang dengan petugas saat meninjau penanganan Karhutla di Berau, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Tinjau Karhutla Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Habitat Orangutan Terlindungi
Indonesia
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla
Langkah ini diambil karena lahan gambut memiliki kesatuan hidrologis yang masih menyimpan cadangan air di kedalaman tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla
Indonesia
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Sebanyak 403 personel kita dorong ke delapan Polda untuk melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Indonesia
DPR Dukung Pencabukan Izin Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Pencahutan izin harus menjadi pilihan serius apabila dari hasil penyelidikan dan pembuktian hukum ditemukan bahwa kebakaran terjadi akibat kesengajaan atau kelalaian perusahaan dalam mengelola areal konsesinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
DPR Dukung Pencabukan Izin  Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Indonesia
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Sejumlah lahan kosong yang terbakar bahkan berada di ring 1 bandara, antara lain Tegal Arum d Kelurahan Syamsudin Noor dan Guntung Damar di Kelurahan Guntung Payung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Indonesia
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni prioritaskan OMC di Jambi karena risiko kebakaran lahan gambut. Luas lahan terbakar sudah 916 hektare
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Bagikan