Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 27 menit lalu
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu

Kabut asap yang menyelimuti Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Rabu pagi. (ANTARA/Firman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di Banjarbaru, ibukota Kalimantan Selatan semakin parah dalam beberapa hari terakhir. Banyak titik api bermunculan membakar lahan yang akhirnya berdampak terhadap penerbangan.

Kondisi itu membuat, sebanyak 10 penerbangan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Rabu (26/8) pagi.

Untuk keberangkatan enam penerbangan, sedangkan kedatangan empat penerbangan,

kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana, Rabu (26/8).

Untuk penerbangan yang ditunda diawali tujuan Semarang pukul 06.50 Wita. Kemudian hingga pesawat kedatangan dari Balikpapan pukul 09.10 Wita.

Baca juga:

RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla

Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama penundaan penerbangan lantaran jarak pandang pilot yang terbatas. Hingga pukul 06.30 Wita, kata dia, jarak pandang hanya sekitar 200 meter. Sementara jarak pandang berangsur membaik hingga 1.500 meter sehingga pesawat sudah bisa beraktivitas.

Seluruh penerbangan terdampak keberangkatan sudah lepas landas. Begitu juga penerbangan rute kedatangan juga sudah tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor setelah jarak pandang memungkinkan.

Sejumlah lahan kosong yang terbakar bahkan berada di ring 1 bandara, antara lain Tegal Arum d Kelurahan Syamsudin Noor dan Guntung Damar di Kelurahan Guntung Payung.

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kebakaran Hutan #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Sejumlah lahan kosong yang terbakar bahkan berada di ring 1 bandara, antara lain Tegal Arum d Kelurahan Syamsudin Noor dan Guntung Damar di Kelurahan Guntung Payung.
Alwan Ridha Ramdani - 27 menit lalu
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - 36 menit lalu
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - 1 jam, 4 menit lalu
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Indonesia
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni prioritaskan OMC di Jambi karena risiko kebakaran lahan gambut. Luas lahan terbakar sudah 916 hektare
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Indonesia
Modal 2 Korek Gas, 3 Orang Bakar Lahan PT Musi Hutan Persada di OKU Timur Sumsel
Penangkapan ketiga pelaku pembakaran lahan berawal dari kecurigaan petugas melihat mobil BG-8583-DR yang berhenti di lokasi sebelum api berkobar.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Modal 2 Korek Gas, 3 Orang Bakar Lahan PT Musi Hutan Persada di OKU Timur Sumsel
Indonesia
Kemenhut Sanksi 6 PT Kebakaran 1.511 Hektar di Kalimantan, Cuma 1 Korporasi Izinnya Dibekukan
Kemenhut jatuhkan sanksi kepada enam perusahaan akibat kebakaran 1.511 hektare di Kalimantan. Hanya PT MPK yang izinnya dibekukan, sementara lainnya wajib lakukan pemulihan.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Kemenhut Sanksi 6 PT Kebakaran 1.511 Hektar di Kalimantan, Cuma 1 Korporasi Izinnya Dibekukan
Indonesia
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Pemerintah kirim 1.500 tabung oksigen dan perlengkapan pemadaman ke enam provinsi terdampak kabut asap karhutla. Kalimantan Barat jadi penerima tahap awal.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Indonesia
Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla
Belum diketahui identitas di balik sang anak. Namun, aksinya mengundang decak kagum warganet Indonesia karena sangat tidak biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Bagikan