Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi

Ilustrasi: Petugas mengangkut garam (NaCl) menuju pesawat BNPB Cessna PK-ALA di landasan parkir Posko Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bandara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/6/2026).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Provinsi Jambi masuk prioritas utama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam Operasi Modifikasi Cuaca mencegah meluasnya area kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menhut beralasan Provinsi Jambi masih berada di posisi keenam jumlah titik panas (hotspot) skala nasional sehingga tetap diperlukan upaya OMC.

Baca juga:

BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi

Posisi titik panas di wilayah Jambi dilansir Antara, per hari ini berada di bawah Riau, Sumatera Selatan, dan sejumlah daerah di Kalimantan .

Jambi unik karena memiliki gambut yang dalam dan ini dikhawatirkan bisa berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), maka tetap diperlukan OMC,

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Jambi, Selasa (25/8).

OMC di Jambi Dilakukan 27-30 Agustus 2026

Berdasarkan data BMKG dilansir Antara, puncak musim kemarau di Jambi masih panjang sehingga kewaspadaan terhadap karhutla harus tetap ditingkatkan.

Untuk mempercepat penurunan titik panas, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan mendukung penuh pelaksanaan OMC di Jambi pada 27 sampai 30 Agustus 2026.

Di Jambi sudah siap dengan pesawat untuk melakukan OMC. Kementerian akan dukung penuh agar hujan bisa turun di Jambi,

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni
Menhut Raja Juli Antoni saat menggelar rapat bersama Satgas Karhutla di Jambi, Selasa (25/8/2026). ANTARA/Nanang Mairiadi
Menhut Raja Juli Antoni saat menggelar rapat bersama Satgas Karhutla di Jambi, Selasa (25/8/2026). ANTARA/Nanang Mairiadi

Baca juga:

Kemenhut Sanksi 6 PT Kebakaran 1.511 Hektar di Kalimantan, Cuma 1 Korporasi Izinnya Dibekukan


Luas Area Karhutla dan Titik Panas di Jambi

Berdasarkan laporan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin melaporkan kondisi terkini kebakaran di Jambi. Luasan lahan yang terbakar sudah tercatat lebih dari 916 hektare.

Titik panas masih ditemukan di Desa Lubuk Kepayang, Kabupaten Sarolangun, Pandan Timur, Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Jambi #Raja Juli Antoni #Modifikasi Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Indonesia
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemadaman lahan yang masih terbakar, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Bagikan