Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla

Arsip - Petugas Kemenhut menggunakan tandon lipat portabel untuk menjaga pasokan air dalam upaya memadamkan kebakaran lahan di ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor. ANTARA/Firman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera masih berlanjut, apalagi saat ini cuaca di dua pulau tersebut sedang dalam kondisi kekeringan.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengandalkan sumur bor dalam menghadapi tantangan krisis pasokan air dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala luas yang saat ini melanda sejumlah wilayah rawan di Sumatera dan Kalimantan.

Kepala Bagian Pelayanan dan Penyajian Informasi Publik Kemenhut, Agus Yasin mengungkapkan, kemarau panjang telah membuat operasi pemadaman udara melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan semakin sulit dan tidak efektif untuk dilakukan.

Kalau kemarin-kemarin kita masih bisa menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk hujan buatan, cuman semakin ke sini bibit-bibit awan semakin menipis. Mau nggak mau memang pasukan darat yang banyak diterjunkan dan semakin banyak personil yang diturunkan itu semakin efektif juga untuk melakukan penanganan-penanganan tersebut,

katanya.

Baca juga:

Kemenhut Sanksi 6 PT Kebakaran 1.511 Hektar di Kalimantan, Cuma 1 Korporasi Izinnya Dibekukan

Berdasarkan data terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Agus memaparkan bahwa kondisi kering ekstrem tanpa curah hujan ini telah berlangsung cukup lama dan diprediksi akan terus berlanjut hingga dua bulan penuh.

Jadi musim kemarau ini, kemarin kami dikabari dari BMKG, sudah hampir 30 hari tanpa hujan. Ini kemungkinan bisa jadi sampai 60 hari tanpa hujan,

ujarnya.

Guna menyiasati krisis air di permukaan yang terus menguap akibat evaporasi, tim satgas gabungan dari Kemenhut, TNI, Polri, dan instansi terkait kini mengubah taktik dengan membuat sumur bor langsung menembus ke bagian dalam lapisan lahan gambut.

Langkah ini diambil karena lahan gambut memiliki kesatuan hidrologis yang masih menyimpan cadangan air di kedalaman tertentu.

Jadi kita tinggal tusuk buat sumur bor secara langsung itu bisa dapat airnya. Jadi itulah yang saat ini dimaksimalkan dalam pengendalian kebakaran khususnya di Sumatera dan Kalimantan,

ucap Agus Yasin.

Sebelumnya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta penambahan sumur bor untuk mengatasi krisis air dalam upaya menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, terutama menghadapi puncak musim kemarau September nanti.

Sumur bor ini menjadi sumber air utama saat sulitnya mendapatkan air untuk pemadaman,

katanya.
#Kebakaran #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kementerian Kehutanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Indonesia
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Dipicu Gas Metan dalam Tumpukan Sampah
Luasan area kebakaran diperkirakan mencapai 10 ha.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Dipicu Gas Metan dalam Tumpukan Sampah
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Bagikan