Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan

Tanah kering akibat kemarau. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — EL Nino yang menguat berpotensi menaikkan suhu global dalam beberapa bulan mendatang. Risiko panas di tingkat regional bahkan diperburuk dengan adanya Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Direktur Pusat Penelitian Kebijakan dan Perubahan Iklim di Universitas Bogazici, Turkiye, Levent Kurnaz mengatakan akan terjadi lonjakan suhu rata-rata di seluruh dunia.

“Ketika kontribusi jangka pendek El Nino ditambahkan ke dalam sistem iklim yang memang sudah mengalami pemanasan, amat mungkin kita akan menyaksikan rekor suhu terpanas dalam beberapa bulan,” kata Kurnaz, dikutip ANTARA.

El Nino adalah pola iklim berulang yang ditandai suhu air laut yang lebih hangat daripada normal di wilayah tropis Samudra Pasifik. Hal itu dapat memengaruhi cuaca di seluruh dunia. Sementara itu, IOD positif merupakan pola interaksi laut-atmosfer serupa ketika perairan di Samudra Hindia bagian barat menjadi lebih hangat daripada normal, sedangkan perairan di bagian timur menjadi lebih dingin.

Berdasarkan data dari International Research Institute for Climate and Society di Universitas Columbia, suhu permukaan laut di wilayah Nino 3,4, sebuah area utama untuk memantau El Nino, baru-baru ini tercatat 2,1 derajat celsius di atas rata-rata jangka panjang. Hal itu terjadi setelah adanya anomali sebesar 0,98 derajat pada April-Mei 2026 dan 1,55 derajat pada Juni.

Kurnaz menyatakan anomali sebesar 2 derajat atau lebih umumnya dikategorikan sebagai El Nino yang sangat kuat. Ia menambahkan prakiraan untuk periode Agustus-Oktober mengindikasikan fenomena itu bisa setara dengan peristiwa besar sebelumnya, seperti yang terjadi pada 1997-1998 dan 2015-2016.


Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan El Nino akan menjadi faktor dominan yang memengaruhi iklim global selama periode Agustus-Oktober sehingga meningkatkan kemungkinan suhu di atas normal di sebagian besar wilayah dunia serta mengubah pola curah hujan.

Baca juga:

BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah



Risiko Kekeringan dan Banjir




Kurnaz mengatakan dampak El Nino yang menguat dapat mencakup peningkatan risiko kekeringan di Indonesia, Australia bagian timur, dan Afrika bagian selatan, sedangkan wilayah Pasifik timur dan Amerika Selatan bagian barat mungkin menghadapi curah hujan yang lebih tinggi serta banjir. Ia juga menyebut El Nino biasanya meredam aktivitas badai di Atlantik.

Menurutnya, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang muncul secara bersamaan dapat memperkuat beberapa dampak tersebut. “Fakta bahwa Indian Ocean Dipole positif terjadi pada periode yang sama menciptakan tumpang tindih yang menggabungkan dampak dari kedua sistem tersebut sehingga menciptakan kondisi saat risiko regional dapat dirasakan jauh lebih besar ketimbang periode-periode sebelumnya," kata Kurnaz.

Dia menambahkan perubahan iklim juga merupakan faktor penting, dengan kenaikan suhu global memberikan titik awal yang lebih tinggi bagi suhu panas yang terkait dengan El Nino.(*)

Baca juga:

El Nino Ancam 49 Juta Jiwa Hadapi Kerawanan Pangan

#Dampak El Nino #Fenomena El Nino #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Beberapa daerah bahkan perlu mewaspadai angin kencang yang dapat muncul bersamaan dengan perubahan cuaca.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Dunia
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Terjadi persis seperti yang telah diperkirakan para ilmuwan sejak puluhan tahun lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Indonesia
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Kementerian PU menangani 2.200 lokasi terdampak kekeringan. Sebanyak 53.052 hektare sawah dijaga dan 14,1 juta liter air bersih disalurkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Bagikan