Mderahputih.com - Kepastian seputar batalnya transfer Pervis Estupinan dari AC Milan ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas ini akhirnya terungkap dan sukses bikin geger fans sepak bola.
Usut punya usut, kegagalan kepindahan sang bek kiri ke Liga Inggris bukan karena masalah pribadi atau penolakan klub, melainkan akibat alotnya negosiasi yang persyaratannya terus berubah-ubah hingga Aston Villa kehabisan kesabaran.
Kegagalan di bursa transfer pemain memang hal lumrah, tapi drama yang dialami bek andalan AC Milan ini bisa dibilang cukup aneh.
Baca juga:
Youssouf Fofana Rela Dipinjamkan ke Galatasaray, AC Milan Malah Jual Mahal
Kalau kita melihat kasus lain seperti Youssouf Fofana saat deadline day, gagalnya transfer Pervis Estupinan justru murni karena komunikasi yang berbelit-belit di meja perundingan.
Padahal, kepindahannya ke markas Aston Villa sudah di depan mata dan diprediksi bakal mulus karena adanya campur tangan super agen Jorge Mendes.
Namun nyatanya, sang pemain kini harus lapang dada tetap berlatih di Milanello setelah klub Liga Inggris tersebut memilih move on mencari target lain.
Rencana Reuni Unai Emery yang Gagal Total

Melansir laporan The Athletic, ketertarikan ini awalnya datang langsung dari manajer Aston Villa, Unai Emery.
Emery yang pernah bekerja sama dengan Estupinan saat masih di Villarreal merasa sang pemain adalah kepingan puzzle yang pas untuk mengisi pos bek kiri mereka yang bolong.
Apalagi, Estupinan diwakili oleh Jorge Mendes, sosok agen yang biasanya bikin urusan transfer jadi super gampang.
Kesabaran Aston Villa Habis, Rossoneri Gigit Jari
Lalu, kenapa transfer yang 'masuk akal' ini malah batal di tengah jalan? Jawabannya ada pada proses tawar-menawar. Selama negosiasi berlangsung, obrolan sering banget terputus karena syarat dan kondisi kesepakatan terus-terusan berubah.
Baca juga:
Rapor Jeblok Bursa Transfer Liga Inggris 2026: Everton Bikin Moyes Ngamuk, Arsenal Gagal Total
Sikap plin-plan selama negosiasi ini akhirnya bikin kubu Midlands (sebutan Aston Villa) capek hati. Mereka kehabisan kesabaran dan langsung banting setir mendekati pemain target lain yang lebih gampang diajak deal.
Fakta Menarik dari Batalnya Transfer Ini:
-
Ketertarikan Awal: Permintaan langsung dari Unai Emery yang butuh bek kiri.
-
Faktor Eksternal: Syarat negosiasi yang terus berubah bikin Aston Villa mundur teratur.
-
Momen Terlambat: Milan sempat mencoba membuka ulang negosiasi.
Ironisnya, ketika kesepakatan Villa dengan bek baru mereka sudah mau rampung, pihak Rossoneri dan Estupinan tiba-tiba mencoba membuka ulang pintu negosiasi.
Tapi nasi sudah jadi bubur, semuanya sudah terlambat. Aston Villa sudah enggan memutar balik keputusan, dan bek asal Ekuador itu terpaksa harus stay menghabiskan sisa musim kompetisi ini dalam balutan seragam merah-hitam.