Statistik Gila Sassuolo vs Frosinone: Tim Tamu Mendominasi Total, Tapi Kok Gagal Menang?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Statistik Gila Sassuolo vs Frosinone: Tim Tamu Mendominasi Total, Tapi Kok Gagal Menang?

Ilustrasi (Frosinone Calcio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Mencari rangkuman taktik dan statistik Sassuolo vs Frosinone untuk membedah jalannya laga krusial ini secara mendalam? Berdasarkan data di lapangan, Frosinone secara mengejutkan tampil sangat mendominasi permainan.

Baik dari segi penguasaan bola (ball possession), agresivitas tembakan, hingga metrik angka harapan gol (Expected Goals/xG) Frosinone mendominasi.

Walau begitu, jalannya laga dan hasil Sassuolo vs Frosinone ini membuktikan satu hukum tak tertulis di sepak bola: dominasi absolut di atas kertas tidak ada artinya jika penyelesaian akhir di depan gawang tidak maksimal.

Baca juga:

Sassuolo vs Frosinone Berakhir Dramatis 4-3, Diwarnai Drama VAR dan Adu Penalti

Kalau kita bedah lebih jauh analisis 32 Besar Coppa Italia ini, performa skuad Frosinone sebenarnya patut diacungi jempol karena sukses mendikte tempo di markas lawan.

Dengan torehan 53% penguasaan bola, mereka nggak cuma asyik passing ke sana kemari tanpa arah, tapi juga rajin menusuk ke area sepertiga akhir lawan.

Bayangkan saja, daya gedor yang tinggi ini bikin lini belakang tuan rumah harus berjibaku menahan total 16 tembakan dari kubu tamu sepanjang 90 menit.

Namun, sepak bola selalu punya cara magis buat ngasih kejutan. Kedua tim harus rela berbagi angka dengan kebobolan masing-masing satu gol, di mana tuan rumah kecolongan dari dalam kotak penalti, sementara Frosinone jebol lewat tembakan jarak jauh dari luar kotak.

Bisa dibilang, laga ini adalah anomali taktik yang sempurna. Frosinone menguasai setiap metrik krusial, mulai dari xG, jumlah operan di area pertahanan lawan, hingga jarak tempuh lari, namun efisiensi Sassuolo dalam memanfaatkan momentum transisi membuat laga ini berujung seimbang.

Adu Gacor Lini Serang: Sassuolo Irit Peluang, Frosinone Buang-buang Peluang?

Urusan menyerang, jomplangnya data kedua tim benar-benar terasa. Frosinone tampil kesetanan dengan melepas 16 tembakan (8 on target), berbanding jauh dari Sassuolo yang cuma mampu bikin 7 tembakan (3 on target).

Dari sisi kualitas peluang (Expected Goals atau xG), dominasi tim tamu makin terlihat jelas. Frosinone mencatatkan xG 2.55, yang artinya secara matematis mereka seharusnya bisa mencetak lebih dari 2 gol.

Di sisi lain, xG tuan rumah cuma mandek di angka 0.9. Sayangnya, 3 big chances (peluang emas) yang didapat tim tamu gagal dikonversi menjadi kemenangan telak.

Perbandingan Serangan di Kotak Penalti:

  • Tembakan dari dalam kotak (Inside Box): Sassuolo 6 vs 13 Frosinone

  • Tembakan dari luar kotak (Outside Box): Sassuolo 1 vs 3 Frosinone

Adu Kreasi Lini Tengah: Dominasi Aliran Bola Sang Tamu

Nggak cuma unggul jumlah shots, lini tengah Frosinone juga sukses mendikte permainan. Mereka mencatatkan 386 umpan dengan akurasi 84%, sedikit lebih rapi ketimbang tuan rumah (359 umpan, 80% akurat).

Tapi, yang bikin Frosinone kelihatan jauh lebih berbahaya adalah keberanian mereka bermain di area pertahanan lawan:

  • Total umpan di zona serang (Attacking Zone): Sassuolo 97 vs 180 Frosinone

  • Umpan sukses di sepertiga akhir (Final Third): Sassuolo 26 vs 88 Frosinone

  • Peluang tercipta (Chances Created): Sassuolo 7 vs 15 Frosinone

Angka-angka di atas jadi bukti sahih kalau Frosinone berani bermain dengan garis pertahanan tinggi dan terus menekan, sementara tuan rumah lebih banyak terkurung dan mengandalkan serangan balik. Hal ini terlihat dari tingginya operan di area pertahanan sendiri yang mencapai 262 passes.

Rapor Fisik dan Pertahanan: Siapa Paling Rajin Cari Keringat?

Bermain agresif tentu butuh stamina kuda. Nggak heran kalau daya jelajah skuad Frosinone lebih tinggi. Mereka menempuh total jarak 119 kilometer, lebih rajin berlari dibanding tuan rumah yang mencatatkan 114 kilometer.

Menariknya, jarak lari dengan intensitas tinggi (high-intensity running) Frosinone juga lebih mantap di angka 6.32 km berbanding 5.48 km milik tuan rumah.

Baca juga:

Udinese vs Venezia di Coppa Italia, Simak Prediksi Skor dan H2H

Dalam urusan merebut bola, Frosinone lagi-lagi unggul. Mereka sukses melakukan 58 kali ball recoveries (pemulihan penguasaan bola), jauh meninggalkan Sassuolo yang hanya sanggup melakukan 39 kali.

Dari deretan angka dan analisis di atas, rasanya sah-sah saja menyebut kalau Frosinone pulang dengan kepala tegak walau gagal membawa pulang tiga poin penuh. Secara taktik dan penguasaan arena, mereka adalah pemenang yang tak tertulis di papan skor.

#Coppa Italia #Sassuolo #Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Statistik Gila Sassuolo vs Frosinone: Tim Tamu Mendominasi Total, Tapi Kok Gagal Menang?
Penasaran dengan detail statistik Sassuolo vs Frosinone? Meski penguasaan bola dan xG Frosinone jauh lebih superior, kenapa laga berjalan begitu alot? Cek analisis taktik lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Statistik Gila Sassuolo vs Frosinone: Tim Tamu Mendominasi Total, Tapi Kok Gagal Menang?
Olahraga
Sassuolo vs Frosinone Berakhir Dramatis 4-3, Diwarnai Drama VAR dan Adu Penalti
Buat kamu yang ketinggalan, cek hasil Sassuolo vs Frosinone yang berakhir dramatis 4-3 lewat adu penalti. Laga ini diwarnai gol cepat dan drama penganuliran VAR
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Sassuolo vs Frosinone Berakhir Dramatis 4-3, Diwarnai Drama VAR dan Adu Penalti
Olahraga
Ditinggal Lionel Messi, Nico Paz Berpeluang Warisi Nomor 10 di Timnas Argentina
Nico Paz kini berpeluang mengenakan nomor punggung 10 di timnas Argentina. Ia dinilai cocok menggantikan Lionel Messi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Ditinggal Lionel Messi, Nico Paz Berpeluang Warisi Nomor 10 di Timnas Argentina
Olahraga
Udinese vs Venezia di Coppa Italia, Simak Prediksi Skor dan H2H
Prediksi Udinese vs Venezia di Coppa Italia 2026/2027, lengkap dengan H2H, performa tim, susunan pemain, jadwal, dan prediksi skor.
ImanK - Rabu, 02 September 2026
Udinese vs Venezia di Coppa Italia, Simak Prediksi Skor dan H2H
Olahraga
Pemain Debutan Liga Champions 2026/27 Bakal Pakai Emblem Khusus, Bisa Jadi Kartu Koleksi
Pemain debutan Liga Champions 2026/27 akan menggunakan emblem khusus di jersey. Hal ini menjadi kerja sama UEFA dan Fanatics.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Pemain Debutan Liga Champions 2026/27 Bakal Pakai Emblem Khusus, Bisa Jadi Kartu Koleksi
Olahraga
Main di Klub Sejak Umur 5 Tahun, Pablo Garcia Dilepas Banjir Air Mata Suporter Real Betis
Pablo Garcia, pemain muda yang telah membela Real Betis sejak usia lima tahun, resmi meninggalkan klub dengan penuh emosi.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Main di Klub Sejak Umur 5 Tahun, Pablo Garcia Dilepas Banjir Air Mata Suporter Real Betis
Olahraga
Manchester United Tolak Datangkan Rayan Ait-Nouri, Pilih Tunggu Lewis Hall Musim Depan
Manchester United menolak mendatangkan Rayan Ait-Nouri. Setan Merah memilih menunggu Lewis Hall.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Manchester United Tolak Datangkan Rayan Ait-Nouri, Pilih Tunggu Lewis Hall Musim Depan
Olahraga
Pratama Arhan Cedera Jari Absen 6 Pekan, Persija Krisis Bek Kiri
Persija Jakarta kehilangan bek kiri Pratama Arhan akibat cedera jari tangan. Arhan absen 4–6 pekan, sementara sejumlah pemain lain juga masih dalam pemulihan cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Pratama Arhan Cedera Jari Absen 6 Pekan, Persija Krisis Bek Kiri
Olahraga
AC Milan dan Juventus Boros di Bursa Transfer 2026, ini Daftar Pengeluaran Tim Serie A
AC Milan dan Juventus menjadi tim Serie A paling boros di bursa transfer 2026. Berikut jumlah pengeluaran transfer setiap klub.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
AC Milan dan Juventus Boros di Bursa Transfer 2026, ini Daftar Pengeluaran Tim Serie A
Olahraga
Khephren Thuram Cedera Parah, Terancam Absen Bela Juventus hingga Januari 2027
Juventus kehilangan Khephren Thuram hingga Januari 2027. Ia mengalami cedera lutut parah sejak akhir musim 2025/26.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Khephren Thuram Cedera Parah, Terancam Absen Bela Juventus hingga Januari 2027
Bagikan