Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Boikot Bayar Pajak Bikin Samsat Solo Sepi, Pengelola Berdalih Ramadan

Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026

MERAHPUTIH.COM - LAYANAN Samsat Solo tampak sepi, tidak seperti biasanya. Hal itu terjadi seiring adanya penaikan pajak kendaraan dan banyak seruan menunda membayar pajak di media sosial (medsos).

Diketahui, sejak 2025 hingga 2026, di Jawa Tengah besaran opsen PKB 2025-2026 ditetapkan sebesar 16,6 persen dari nilai pokok PKB dan sebesar 32 persen untuk opsen BBNKB dari nilai pokok BBNKB. Pada 2026, Pemprov Jateng memberikan diskon pajak PKB 5 persen hingga akhir 2026.

Berdasarkan pemantauan Merahputih.com di Samsat Solo, wajib pajak yang datang di kantor pusat Samsat Solo hanya puluhan orang. Kursi pelayanan kosong karena sepinya wajib pajak yang datang di tengah Ramadan.

“Kami keberatan dengan adanya penaikan pajak kendaraan. Namun, saya tetap membayar pajak mengikuti prosedur pemerintah,” ujar wajib pajak asal Solo Budiman, Senin (23/2).

Ia mengatakan, pada 2025, ia membayar pajak Rp 370 ribu sekarang Rp 400 ribu. "Jenis kendaraan saya sepeda motor 2021,” kata dia.

Baca juga:

Walkot Larang Jualan Takjil di Jalan Protokol Solo Bikin Gaduh, DPRD Minta Dibatalkan



Dia mengaku mengetahui adanya gerakan penolakan membayar pajak dan kosongkan Samsat di medsos, namuntapi ia memilih tetap membayar pajak meskipun keberatan. “Gerakan itu (tolak bayar pajak) pasti ada imbasnya. Kalau saya, ya mau gimana lagi, takut kena tilang juga. Kalau dirasa keberatan, ya keberatan,” kata dia.

Baur STNK Samsat Satlantas Polresta Solo Aipda Muhammad Thoha mengatakan sepinya Samsat disebabkan saat ini Ramadan dan banyak wajib pajak membayar pajak tahunan di Samsat keliling dan online. “Pelayanan pembayaran pajak di Samsat normal. Samsat sepi bukan karena itu (penolakan bayar pajak). Karena ini momen Ramadan, warga lebih mengutamakan kebutuhan pokok dulu,” kata Thoha.

Ia memperkirakan pembayaran pajak akan dilakukan wajib pajak setelah Lebaran. Kondisi sepi di pelayanan Samsat terjadi tiap Ramadan. “Ya, kalau Ramadan tiap tahun pelayanan sepi. Warga lebih nyaman juga membayar Samsat keliling. Nanti setelah Lebaran pembayaran pajak normal lagi,” tandasnya.

Kasi Pelayanan Pajak Daerah (PPD) Samsat Solo Ghita Puspitasari mengatakan data pembayaran PKB pada Januari 2025 mencapai Rp 14.870.331.500. Untuk Januari 2026, pembayaran mencapai Rp 14.178.483.500.

Sementara itu, penerimaan BBNKB pada Januari tahun ini justru disebut Ghita mengalami kenaikan ketimbang tahun sebelumnya.

"Untuk BBNKB di Januari tahun lalu mencapai Rp 3.358.308.500. Di Januari 2026 mencapai Rp 4.875.340.000 atau ada kenaikan," kata dia.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Samsat Digital, Pelayanan Tidak Perlu Turun Kendaraan













Baca Artikel Asli