Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BI Uji Coba QRIS Berbasis NFC di Transportasi Umum

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Desember 2024

MerahPutih.com - Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta atau akrab disapa Fili mencatat bahwa jumlah merchant yang menggunakan QRIS sudah mencapai 35,1 juta merchant yang didominasi oleh pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman.

Adapun jumlah pengguna QRIS per November 2024 mencapai 55,02 juta pengguna atau mencapai 100,03 persen, melebihi target yang ditetapkan sebanyak 55 juta sepanjang 2024. Total volume transaksi QRIS mencapai 5,46 miliar transaksi per November 2024 atau mencapai 218 persen, melampaui target 2,5 miliar transaksi.

Bank Indonesia (BI) melakukan uji coba implementasi QRIS Tap berbasis teknologi near field communication (NFC) sebagai alternatif alat pembayaran transportasi di Jabodetabek, yang siap diluncurkan pada triwulan I 2025.

Baca juga:

Bagaimana Cara Penyebutan 'QRIS' yang Benar?

Uji coba tersebut khusus diimplementasikan pada moda transportasi Damri. Kegiatan uji coba QRIS Tap NFC turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan terkait, termasuk dari Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

“(Keunggulannya) pertama, sudah pasti cepat dan aman. Kedua, kalau kita pakai itu tidak ada antrean karena cepat, semua layanannya (layanan transportasi) akan optimal. Dari bank-bank sudah uji coba dan semuanya akan bisa menggunakan dengan reader (EDC reader) yang hanya satu,” kata Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono.

Saat ini, BI tengah mempersiapkan dan menyempurnakan implementasi teknologi dan layanan terkait QRIS Tap NFC. Secara bertahap, seluruh moda transportasi yang beroperasi di Jabodetabek ditargetkan dapat terintegrasi dengan metode pembayaran baru tersebut.

"Semuanya (pemain transportasi seperti Transjakarta, MRT, LRT, dan seterusnya) sudah tertarik. Tinggal kebijakannya masing-masing yang kemudian nanti harus di-adjust. Karena masyarakat Jakarta kan tidak hanya naik Damri, mereka berpindah-pindah, jadi kami siapkan supaya bisa terintegrasi," katanya.

Dengan QRIS Tap NFC, masyarakat akan lebih mudah untuk melakukan pembayaran secara digital tanpa harus memindai (scan) kode lewat kamera ponsel. Cara penggunaannya, masyarakat cukup menempelkan ponsel yang sudah dilengkapi dengan teknologi NFC dan terintegrasi dengan aplikasi mobile banking.

Saat ini telah terdapat 14 penyelenggara jasa pembayaran, termasuk bank-bank besar, yang melakukan uji coba QRIS Tap NFC.

Sebanyak 110 armada di Jabodetabek akan mengimplementasikan QRIS Tap NFC untuk tahap awal, dengan sebanyak 33 rute yang disiapkan di seluruh Jabodetabek.

Selain moda transportasi Jabodetabek, BI membidik layanan ini dapat diimplementasikan untuk transportasi antarkota, angkutan KSPN, hingga transportasi di daerah-daerah.

Ke depan, QRIS Tap NFC juga ditargetkan untuk bisa diimplementasikan bagi merchant UMKM sebagai bagian dari perkembangan QRIS konvensional yang telah berkembang pesat saat ini. (*)

Baca Artikel Asli