Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 11 menit lalu
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi

Transaksi menggunakan QRIS. (Foto: dok/xendit)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan fenomena menarik dalam gaya hidup warga ibu kota yang kini semakin bergantung pada teknologi. Berdasarkan laporan terbaru, aktivitas transaksi digital melalui kanal QRIS di Jakarta mengalami lonjakan yang sangat signifikan sepanjang tahun anggaran 2025.

Pramono menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan pokok masyarakat, terutama di sektor ritel dan pasar tradisional.

Baca juga:

Modus Deposit Judol Geser dari E-Wallet Sekarang Pakai QRIS

"Kanal pembayaran QRIS yang seperti kita ketahui bersama mengalami peningkatan yang cukup besar. Terutama di pasar-pasar, seperti pada saat kita lombakan, digitalisasi di pasar itu meningkat 47 persen," ujar Pramono Anung, Rabu (21/1).

Jakarta Jadi 'Raja' Transaksi Digital Nasional

Pertumbuhan transaksi non-tunai ini tidak main-main. Data menunjukkan volume transaksi QRIS di Jakarta menyentuh angka 5,02 miliar, atau meroket sebesar 177 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Angka ini sekaligus memantapkan posisi Jakarta sebagai penyumbang terbesar transaksi digital nasional dengan kontribusi mencapai 36,78 persen.

Tidak hanya dari sisi pengguna, jumlah pedagang (merchant) yang menyediakan layanan QRIS juga bertambah banyak. Saat ini, tercatat ada 6,52 juta unit usaha di Jakarta yang sudah terintegrasi dengan sistem QRIS, tumbuh 14,45 persen.

Optimisme Ekonomi di Tengah Stabilitas Jakarta

Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat. Pramono menyebutkan bahwa konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor utama ekonomi Jakarta dengan kontribusi sebesar 63,43 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Baca juga:

Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah

Gubernur yang diusung PDIP ini juga menyoroti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jakarta yang berada di angka sangat tinggi, yakni 145,33 persen.

"Indeks Keyakinan Konsumen dalam hal ini cukup optimistik dan tinggi, mencerminkan persepsi positif atas stabilitas ekonomi Jakarta yang terjaga pada saat ini," pungkasnya.

#QRIS #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta #Keuangan #Nota Keuangan #Transaksi Keuangan #Digitalisasi Keuangan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Sebut Transaksi QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus Rp 5 Miliar
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 11 menit lalu
Pramono Sebut Transaksi QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus Rp 5 Miliar
Indonesia
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Dana jumbo ini dialokasikan khusus untuk subsidi transportasi, pangan, hingga pengelolaan air demi menjaga stabilitas ekonomi warga ibu kota
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 37 menit lalu
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Indonesia
Revitalisasi Glodok-Kota Tua, Rano Karno: Potensi Wisata Sangat Besar
Pemprov DKI Jakarta menata kawasan Glodok yang terintegrasi dengan revitalisasi Kota Tua. Rano Karno optimistis kawasan ini mampu menarik wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Revitalisasi Glodok-Kota Tua, Rano Karno: Potensi Wisata Sangat Besar
Indonesia
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meninjau Bazar Imlek dan Vihara Dharma Bakti di Glodok untuk memastikan kesiapan Imlek 2026 yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Indonesia
Transjabodetabek Bakal Tembus Bandara Soetta, Pramono: Saya Yakin akan Ramai
Pemprov DKI Jakarta berencana membuka rute baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta dan Cawang–Jababeka untuk tingkatkan konektivitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Transjabodetabek Bakal Tembus Bandara Soetta, Pramono: Saya Yakin akan Ramai
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat sebagai mitigasi cuaca ekstrem. Penyemaian awan dilakukan di laut dan wilayah selatan Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Berita
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Ekonomi Indonesia 2026 kini berada di persimpangan. Kini, Indonesia berpeluang untuk menata fondasi ekonomi yang lebih kuat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Fun
Ramalan Zodiak, 20 Januari 2026: Asmara Tersendat, Karier Perlu Fokus
Ramalan zodiak hari ini, 20 Januari 2026 lengkap membahas asmara dan karier. Simak kendala yang mungkin muncul beserta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 19 Januari 2026
Ramalan Zodiak, 20 Januari 2026: Asmara Tersendat, Karier Perlu Fokus
Bagikan