Masyarakat Makin Nyaman Tidak Bawa Uang Tunai, Transaksi QRIS Naik 100,12 Persen

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Masyarakat Makin Nyaman Tidak Bawa Uang Tunai, Transaksi QRIS Naik 100,12 Persen

Pelaku UMKM menyediakan transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk memudahkan transaksi konsumen di salah satu stan pameran pusat perbelanjaan di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (7/6/2026) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS menembus 12,55 miliar di tanah air sepanjang paruh pertama 2026 atau tumbuh 100,12 persen dibandingkan periode sama pada 2025.

QRIS merupakan standar kode respons cepat nasional yang menyatukan beragam aplikasi pembayaran ke dalam satu format seragam. Sebelum QRIS hadir, setiap penyedia memiliki kode berbeda sehingga pedagang harus memasang banyak stiker pembayaran sekaligus.

Ekosistem pendukung QRIS pun kian luas, melibatkan 96 bank, 60 lembaga nonbank, dan empat lembaga switching atau lembaga yang berfungsi untuk memproses data transaksi pembayaran.

QRIS sebagai gerbang ekonomi digital sekaligus pengubah keadaan bagi ekonomi dan keuangan digital nasional,

kata Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta di sela Prima Executive Gathering 2026 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (6/8).

Baca juga:

Transaksi QRIS Meningkat Pesat, Pembayaran Kartu Tetap Bertumbuh Mewujudkan Cashless Society

Realisasi itu menegaskan pembayaran digital kini menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia. Tercatat, hingga akhir Juni 2026, nilai transaksi QRIS mencapai Rp600,69 triliun atau tumbuh 89,52 persen secara tahunan.

Pertumbuhan itu menandakan masyarakat semakin nyaman meninggalkan uang tunai dan beralih ke transaksi berbasis pemindaian kode melalui telepon pintar.

Sementara itu, dari sisi jangkauan, layanan itu kini digunakan oleh sekitar 66 juta orang dan diterima di 44,86 juta gerai (merchant) di seluruh Indonesia.

Bank sentral itu menargetkan 70 juta pengguna dan 47 juta merchant hingga akhir 2026, sehingga capaian pada tengah tahun itu menunjukkan laju yang deras.

Untuk volume transaksi, target sepanjang 2026 dipatok 17 miliar sehingga dengan capaian 12,55 miliar pada semester pertama, kata dia, berarti hampir tiga perempat target telah terpenuhi.

Sebagian besar merchant QRIS merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang sebelumnya sulit menerima pembayaran nontunai.

Melalui kode yang cukup dicetak di kertas, pedagang kecil kini dapat menerima pembayaran dari beragam bank dan dompet digital.

Kondisi itu turut mendorong inklusi keuangan, yakni makin luasnya masyarakat yang tersentuh layanan keuangan formal.

Ia menambahkan kekuatan QRIS terletak pada infrastruktur yang terintegrasi dan memiliki interoperabilitas di seluruh penyelenggara pembayaran.

Dengan sifat itu, satu kode dapat dipindai oleh aplikasi dari bank maupun penyedia jasa pembayaran mana pun tanpa hambatan,

katanya.

#QRIS #Bank Indonesia #Literasi Digital
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
67 Juta Orang Indonesia Sudah Pakai QRIS Buat Transaksi
BI menargetkan jumlah pengguna QRIS mencapai 69,32 juta pada akhir tahun ini atau tumbuh sebesar 20,26 persen secara tahunan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
67 Juta Orang Indonesia Sudah Pakai QRIS Buat Transaksi
Indonesia
Utang BLBI Lunas, para Obligor Tetap Dikejar
Tugas penagihan kewajiban itu akan dialihkan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN).
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Utang BLBI Lunas, para Obligor Tetap Dikejar
Indonesia
Utang BLBI 30 Dekade ke BI Lunas, Kemenkeu Ambil Alih Tugas Satgas Tagih Aset Obligor
Pemerintah resmi melunasi utang BLBI Rp218,3 T ke BI setelah 30 tahun. Hak tagih dan penyitaan aset obligor nakal diambil alih Kemenkeu!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Utang BLBI 30 Dekade ke BI Lunas, Kemenkeu Ambil Alih Tugas Satgas Tagih Aset Obligor
Indonesia
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Indonesia
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Dengan rekam jejak internasional di IMF dan pengalaman panjang di BI, Aida S Budiman diharapkan mampu menjaga stabilitas moneter Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Indonesia
Destry Damayanti Telah Disetujui DPR Jadi Gubernur BI, Ini Tim Anyar Pimpinan BI
Komisi XI DPR RI telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) selama dua hari berturut-turut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Destry Damayanti Telah Disetujui DPR Jadi Gubernur BI, Ini Tim Anyar Pimpinan BI
Berita Foto
Aida S. Budiman Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Senior BI di Komisi XI DPR
Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Aida S. Budiman Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Senior BI di Komisi XI DPR
Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Bagikan