MerahPutih.com - Waktu tempuh berkendara dari Kota Bekasi menuju Jakarta, dengan menggunakan Jalan Tol Becakayu hanya akan membutuhkan waktu 30 menit dari sebelumnya sekitar 2 jam.
Jalan Tol Becakayu diyakini akan mengurangi volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek bagi kendaraan yang akan mengarah ke sekitar Bekasi maupun Jakarta.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Layang Tol Becakayu Amblas
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan beberapa ruas Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kp. Melayu atau Becakayu akan siap dioperasikan.
Jalan tol ini jadi solusi kemacetan di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta Cikampek akibat sering terjadi penumpukan volume kendaraan di Gerbang Tol Halim.
Kepala BPJT Danang Parikesit memparkan, Jalan Tol ini nantinya juga akan meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Bekasi, Karawang, Cibitung, dan sekitarnya.
Setelah beberapa waktu lalu dilaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO) pada beberapa ruas Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu, ruas On Ramp Prumpung, On Ramp Casablanca (Looping Pasar Gembrong) dan koneksi sisi Timur Jalan Tol Wiyoto Wiyono ke Jalan Tol Becakayu, akan siap dioperasikan.
Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kp. Melayu yang dibangun dengan konstruksi layang (elevated) membentang dari wilayah Bekasi sampai dengan wilayah Kampung Melayu sepanjang 16,02 Km.
Jalan Tol Becakayu memiliki dua seksi yaitu, Seksi 1 Kasablanka – Jaka Sampurna sepanjang 11,9 Km yang saat ini sudah beroperasi.
Selanjutnya untuk Seksi 2a Jaka Sampurna – Kayuringin sepanjang 4,12 Km dan Seksi 2a Ujung Kayuringin - Margajaya progres konstruksi seluruhnya telah mencapai 100 persen. (Asp)
Baca Juga:
Sudah Konstruksi Sejak 1996, Pemerintah Janji Rampungkan Tol Becakayu