Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Rabu, 28 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Renold Hutagalung menegaskan akan melakukan pembinaan ulang terhadap anggota Bhabinkamtibmas yang terlibat dalam insiden dengan penjual es Suderajat (49) di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Suderajat dituduh menjual es berbahan spons. Saat itu, anggota Bhabinkamtibmas Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Ikhwan Mulyadi bersama Babinsa TNI bernama Heri, membakar es itu di tangannya.
Baca juga:
Komisi III DPR Kecam Dugaan Penganiayaan Pedagang Es Gabus oleh Oknum TNI-Polri
Namun saat dibakar, es kue itu terlihat meleleh. Peristiwa yang dialami Suderajat terjadi pada Sabtu (24/1), lalu viral di media sosial dan menuiai kecaman netizen.
“Pasti dan harus ada pembinaan khusus terkait perkembangan dinamika situasi kamtibmas dan pemeliharaannya,” kata Kmbes Renold, kepada media, di Jakarta, Rabu (28/1).
Anggotanya Terlalu Gegabah
Menurut Kapolres, kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
“Sesungguhnya, niat Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu untuk menjaga masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan kesehatan, bahkan terkesan overprotective,” tuturnya.
Baca juga:
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Peran Bhabinkamtibmas Tetap Penting
Namun, Renold menekankan peran Bhabinkamtibmas sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pembinaan khusus akan terus dilakukan untuk meminimalkan kesalahpahaman seperti kasus es gabus yang sempat viral.
“Tentunya, setiap temuan di kewilayahan agar dapat berkoordinasi dengan fungsi yang berkompeten terlebih dahulu, sehingga dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat yang tepat dan benar,” tandasnya. (*)