Kesehatan

Kenali Bahaya dan Cara Mencegah Penyakit Chikungunya Akibat Gigitan Nyamuk

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juli 2019
Kenali Bahaya dan Cara Mencegah Penyakit Chikungunya Akibat Gigitan Nyamuk

Waspadai penyebaran virus RNA yang mengakibatkan chikungunya (Foto: Pixabay/Fotoshop Tofs)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GIGITAN nyamuk Aedes Aegypti maupun Aedes Albopictus, menularkan virus yang dikenal dengan sebutan chikungunya atau flu tulang. Gejalanya diawali dengan nyeri otot, demam, mual, munculnya ruam dan nyeri tulang pada tubuh menandakan terjangkitnya virus RNA beruntai tunggal (parasit yang mengandung asam ribonukleat). Virus ini termasuk golongan genus alphavirus, di mana virus yang ditularkan melalui nyamuk. Virus ini menyebar di negara tropis dan pada usia tertentu.

Baca juga:

Waspada, Nyamuk di Sekitar Rumah Bisa Amat Berbahaya

Menurut World Health Organization (WHO), nyamuk jenis ini berkembang biak di daerah berair dan belum ada pengobatan antivirus secara khusus. Vaksin chikungunya belum tersedia secara komersial. Wabah ini dapat diminimalisir dengan cara-cara sederhana. Jangan khawatir, untuk menghindari wabah virus ini bisa kamu lakukan dengan cara berikut ini.

1. Lakukan 3M

Kenali Bahaya Chikungunya Akibat Gigitan Nyamuk di Sekitar Kita
Menerapkan 3M (Menutup, menguras dan mengubur) sebagai upaya pencegahan virus chikungunya (Foto: Pixabay/Walkersalmanac)

Langkah penting yang wajib kamu lakukan di rumah dengan menerapkan 3M, yakni menutup saluran-saluran yang berpotensi mencemari lingkungan, menguras penampungan air secara rutin untuk menjaga kebersihan lingkungan, dan mengubur benda-benda yang tidak terpakai dan berpeluang menampung genangan air.

2. Manfaatkan essential oil beserta diffusernya

Kenali Bahaya Chikungunya Akibat Gigitan Nyamuk di Sekitar Kita
Memanfaatkan alat uap essential oil guna mencegah terjangkit penyakit chikungunya (Foto: Pixabay/Asundermeirer)

Mengaplikasikan essential oil bisa mencegah permasalahan akibat gigitan nyamuk. Alternatif pengaplikasiannya bisa melalui udara dengan menggunakan alat uap bernama diffuser. Mencampurkan varian essential oil purification, peppermint, valor, dan thieves ke dalam uap air bisa mencegah gigitan nyamuk.

Baca juga:

5 Tanaman Ampuh untuk Mengusir Nyamuk, Kamu Sudah Coba?

3. Gunakan cairan anti-nyamuk

Kenali Bahaya Chikungunya Akibat Gigitan Nyamuk di Sekitar Kita
Gunakan losion anti-nyamuk sebagai pencegahan (Foto: Pixabay/Chezbeate)

Pencegahan sederhana yang bisa kamu lakukan dengan menggunakan obat ataupun losion anti-nyamuk. Pastikan produk yang kamu oleskan tidak menimbulkan iritasi pada kulit tubuh. Umumnya, cairan anti-nyamuk mengandung DEET (N,N-diethylmetatolumide) yang efektif untuk mengusir serangga.

Baca juga:

Gara-Gara Hal ini, Kamu Jadi Sasaran Empuk Nyamuk

4. Kenakan pakai berwarna cerah

Kenali Bahaya Chikungunya Akibat Gigitan Nyamuk di Sekitar Kita
Gunakan pakaian cerah dan longgar untuk mencegah gigitan nyamuk (Foto: Pixabay/Mikes Photo)

Umumnya, nyamuk menyukai lingkungan yang gelap. Hindari penggunaan pakaian yang gelap dengan berbusana warna cerah. Nyamuk juga bisa menggigit yang menembus pakaian tebal.

Baca juga:

11 Rahasia yang Nyamuk Tidak Ingin Manusia Ketahui

Kenakan pakaian longgar untuk menghindarinya. Lakukan pencegahan sedini mungkin. Lebih baik mencegah munculnya masalah daripada mengobati. (dys)

#Chikungunya #Nyamuk #Penyakit
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Dunia
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
WHO melaporkan kasus hantavirus di kapal MV Hondius. 3 penumpang tewas, satu pasien dirawat intensif. Simak penjelasan pakar soal penularan dan bahayanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Bagikan