Kesehatan

Yuk Ketahui Cara Memberikan Pertolongan Pertama untuk Korban Keracunan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 15 Juni 2019
Yuk Ketahui Cara Memberikan Pertolongan Pertama untuk Korban Keracunan

Ada pertolongan pertama untuk mengatasi korban keracunan (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KERACUNAN bisa terjadi terhadap siapa saja. Kapanpun dan dimanapun bisa saja seseorang mengalami keracunan. Entah jika racun itu tertelan, terhirup, atau terkena kulit sekalipun.

Ada baiknya seseorang segera mendapatkan penanganan medis ketika keracunan. Akan tetapi, kamu bisa melakukan pertolongan pertama dulu kepada orang yang keracunan. Karena keracunan ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Keracunan bisa membuat seseorang sakit perut, muntah-muntah, diare, kehilangan nafsu makan, sesak napas, kesulitan menelan, kulit memerah, pingsan, bahkan hingga merenggut nyawa sekalipun.

Bagaimana cara mengatasi keracunan? Ini pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan seperti yang dilansir dari Alodokter.

1. Racun yang tertelan

Suruh penderita meludahkan racun terlebih dulu (Foto: Pixabay/un-perfekt)

Jika seseorang menelan racun. Kamu bisa menyuruhnya meludahkan racun tersebut. Tapi jangan dipaksa karena berbahaya. Jika penderita muntah, segera bersihkan mulut dan tenggorokannya menggunakan jari yang sudah dibalut kain bersih.

Ketika penderita pingsan atau tak sadarkan diri. Coba bangunkan penderita lalu minta dia meludahkan sisa racun pada mulutnya. Kemudian baringkan penderita dengan posisi miring ke arah kiri. Gunakan bantal sebagai penyangga pada punggungnya. Tarik dan tekuk tungkai yang berada di atas ke arah depan.

Namun, jika penderita enggak sadarkan diri. Minta penderita duduk dan jaga terus agar dia tetap tersadar. Apabila korban keracunan tidak bernapas, lakukan prosedur CPR (resusitasi jantung paru) jika kamu tahu caranya.

Baca juga:

Menangislah Agar Hormon Racun dalam Tubuh Terbuang

2. Racun yang terhirup

Segera bawa korban ke lokasi yang memiliki udara bersih (Foto: Pexels/Public Domain Pictures)

Menangani penderita yang menghirup racun cukup mudah. Pertama bawa ia ke lokasi yang memiliki udara bersih. Supaya korban bisa mendapatkan udara bersih. Kemudian jika penderita muntah dalam posisi berbaring. Segera miringkan kepalanya supaya dia enggak tersedak.

Sama seperti menangani penderita yang menelan racun. Jika dia enggak bernapas segera lakukan prosedur CPR, dan tunggu hingga bantuan medis datang.

3. Racun yang mengenai kulit

Bersihkan kulit korban dengan air dan sabun (Foto: Pexels/Juan Pablo Arenas)

Segera lepas pakaian penderita menggunakan sarung tangan jika kulitnya terpapar racun. Kemudian langsung bersihkan kulit dari racun menggunakan air. Jangan lupa gunakan sabun. Cuci kulit penderita selama 15-20 menit. Jika kulit penderita malah bengkak dan memerah, segera bawa penderita ke dokter.

Bagaimana sahabat Merah Putih, gampang kan memberikan pertolongan pertama untuk korban keracunan? (ikh)

#Racun #Keracunan #Makanan Beracun
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Biaya pengobatan tidak semestinya dibebankan kepada keluarga apabila gangguan kesehatan tersebut terbukti merupakan dampak dari pelaksanaan program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Indonesia
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Seluruh pasien kini mendapat perawatan intensif dari tenaga medis profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Indonesia
106 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan Dipastikan Dari MBG
Kasus ini,, menjadi pembelajaran bagi SPPG lainnya agar lebih berhati-hati sehingga kejadian serupa tidak terulang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
106 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan Dipastikan Dari MBG
Indonesia
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
SPPG Al Abidin Solo dihentikan sementara usai 108 siswa mengalami keracunan. Pemkot Solo kini menunggu hasil lab.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
Indonesia
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG
Siswa SDII Al Abidin Solo diduga keracunan MBG. Kini, Dinkes Solo masih menunggu hasil uji lab sampel makanan.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG
Lifestyle
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Keracunan gas portable sering kali tidak langsung disadari karena gejalanya mirip kelelahan biasa atau masuk angin.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Lifestyle
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Penggunaan kompor portable tanpa sirkulasi udara yang baik dapat memicu risiko serius bagi kesehatan bahkan berujung kematian.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Indonesia
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
SPPG Pulogebang ternyata belum mengantongi sertifikat higiene. Hal itu terungkap usai ratusan siswa keracunan MBG.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Korban keracunan MBG di Jakarta Timur sudah membaik. Namun, sebanyak 37 siswa belum diizinkan pulang dari rumah sakit.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Bagikan