Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan

Siswa SD menyantap menu program MBG. (Foto: Merahputih/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmen penuh menangani korban dugaan keracunan MBG di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam, Sidoarjo.

Insiden nahas ini menghebohkan masyarakat luas beberapa waktu lalu. Seluruh pasien kini mendapat perawatan intensif dari tenaga medis profesional.

Baca juga:

316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo

Penanganan Medis dan Penutupan SPPG

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, langsung mengunjungi para korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo guna memastikan proses pemulihan berjalan lancar. Proses perawatan tidak berlangsung seragam, melainkan menyesuaikan tingkat keparahan gejala tiap individu.

Seluruh pasien tidak ditangani secara seragam, tetapi mendapatkan penanganan khusus sesuai kondisi medis masing-masing pasien,

ungkap Emil.

Banyak pasien akhirnya mendapat izin pulang ke rumah usai kondisi kesehatan berangsur membaik. Walau begitu, pihak rumah sakit tetap bersiaga penuh mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien susulan.

Kasus serupa ternyata turut melanda sejumlah institusi pendidikan lain di sekitar wilayah Sidoarjo. Seluruh institusi pendidikan tersebut memiliki satu kesamaan riwayat konsumsi.

"Selain pesantren, terdapat sejumlah satuan pendidikan lain mengalami kejadian serupa dan seluruhnya memiliki kesamaan yakni menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo," kata Emil.

Pemerintah akhirnya mengambil langkah tegas menghentikan operasional SPPG Kali Tengah untuk sementara waktu. Keputusan penutupan tersebut berlaku sambil menunggu hasil uji laboratorium serta evaluasi komprehensif atas insiden tersebut.

Baca juga:

Kepala BGN Minta Mitra MBG di Daerah 3 T Sabar, Janjikan Prioritas Utama Jika Moratium SPPG Baru Dicabut

Pemerintah daerah turut menggelar pemantauan ketat terhadap seluruh satuan pendidikan penerima manfaat distribusi makanan serupa. Langkah preventif ini bertujuan memastikan ketiadaan siswa atau santri dengan gejala tertunda tanpa penanganan medis.

Seluruh biaya penanganan medis korban keracunan di berbagai fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, mendapat tanggungan penuh dari anggaran pemerintah daerah.

Rincian Data Korban Terdampak

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, merilis laporan resmi terkait total individu terdampak insiden keracunan makanan ini.

Berikut rincian data korban berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Sidoarjo hingga Rabu (2/9) pukul 00.45:

Kategori Korban Jumlah Korban Keterangan Tambahan
Santri Ponpes Manba'ul Hikam 424 orang Mengalami gejala keracunan
Masyarakat Luar Ponpes 24 orang Memiliki riwayat konsumsi sama
Total Pasien Pulang 173 orang Kondisi membaik usai penanganan medis
#Racun #Makanan Beracun #Keracunan Massal MBG #Makan Bergizi Gratis #Dapur MBG #SPPG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi, Menkeu Purbaya Targetkan di Bawah Rp 200 Triliun
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, bakal memangkas anggaran MBG di bawah Rp 200 triliun.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi, Menkeu Purbaya Targetkan di Bawah Rp 200 Triliun
Indonesia
Keracunan Massal MBG Sidoarjo Gara-Gara Salah Tulis Label Konsumsi 3 Jam, Dikirim Sudah Lewat Batas Waktu
Kasus keracunan MBG di Sidoarjo terungkap akibat SPPG salah menuliskan label konsumsi dan pengiriman telat.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Keracunan Massal MBG Sidoarjo Gara-Gara Salah Tulis Label Konsumsi 3 Jam, Dikirim Sudah Lewat Batas Waktu
Berita Foto
Raker Perdana Kepala BGN Sudaryono di DPR Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono megikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 03 September 2026
Raker Perdana Kepala BGN Sudaryono di DPR Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Puluhan siswa dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Indonesia
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Ada kelalaian pada prosedur operasional standar (SOP) pendistribusian MBG.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib bagi kepala SPPG dapur MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
Indonesia
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Seluruh pasien kini mendapat perawatan intensif dari tenaga medis profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
762 santri diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi paket MBG di Sidoarjo. Sebanyak 316 santri dirawat di RSUD Notopuro dan 446 lainnya di enam rumah sakit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis
Hati-hati penipuan berkedok pelicin operasional dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis! Kepala BGN Sudaryono minta korban lapor polisi dan ancam pecat petugas yang lalai
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis
Bagikan