Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis

Kepala BGN, Sudaryono. ANTARA/Harianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah mendapat sorotan tajam akibat munculnya oknum nakal yang meminta uang 'pelicin' kepada mitra operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menyikapi darurat penipuan ini, Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut biaya apapun dan mendesak para korban untuk segera melapor ke pihak kepolisian.

Baca juga:

Kepala BGN Minta Mitra MBG di Daerah 3 T Sabar, Janjikan Prioritas Utama Jika Moratium SPPG Baru Dicabut

Belakangan ini, santer terdengar kabar soal calo yang menjanjikan kemudahan izin operasional dapur SPPG asalkan para mitra mau menyetor sejumlah uang.

Praktik penipuan Program Makan Bergizi Gratis ini jelas sangat merugikan masyarakat luas dan berpotensi mencoreng nama baik Badan Gizi Nasional.

Modus operandi mereka terbilang licik, yakni dengan mengiming-imingi pengelola bahwa fasilitas masak yang masih tersendat bisa langsung beroperasi jika lewat jalur belakang.

Padahal, urusan pemenuhan gizi anak bangsa ini mutlak gratis dan tidak memungut biaya sepeser pun bagi pihak mitra yang memenuhi kualifikasi.

Kalau oknum-oknum yang menjajakan jasa atau meminta imbalan uang mengatasnamakan saya atau pimpinan yang lain saya pastikan berita itu tidak benar. Dan Anda, korban, wajib segera melapor kepada pihak yang berwajib kepolisian sehingga tindak pidana ini bisa segera ditindaklanjuti,

tegas politisi Gerindra yang akrab disapa Mas Dar tersebut.

Disiplin Ketat Dapur SPPG: Cegah Tragedi Keracunan Makanan

Kepala

Selain memberantas calo penipuan, fokus utama Sudaryono juga tertuju pada kedisiplinan para Kepala SPPG di lapangan.

Pengecekan ini menjadi sangat krusial mengingat sempat muncul temuan insiden fatal, seperti keracunan makanan yang terjadi karena kelalaian petugas dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) kelayakan pangan.

Sebagai komandan di lapangan, Kepala SPPG dituntut untuk selalu hadir pada jam-jam krusial operasional dapur.

Dia kan pemimpin di dapur itu, harus memastikan SOP dijalankan,

ujarnya.

Jadwal Kerja Padat dan Ancaman Pemecatan

Supaya tidak ada lagi pihak yang main-main dengan kesehatan anak-anak, BGN telah menerbitkan surat edaran khusus terkait jam kerja Kepala SPPG yang berstatus ASN atau PPPK.

Baca juga:

PN Jakpus Kabulkan Eksepsi Kejagung dalam Praperadilan Eks Waka BGN Lodewyk Pusung

Jadwal mereka dirancang cukup ketat demi menjaga higienitas dan kualitas makanan:

  • Shift Pagi (02.00 - 08.00 WIB): Wajib bersiaga penuh di dapur untuk memantau proses memasak hingga pemorsian makanan.

  • Shift Sore (Durasi 2 Jam): Mengawasi langsung proses penerimaan bahan baku mentah agar kualitas sayur dan lauk pauk tetap segar.

  • Aturan Higienitas: Selalu memakai sarung tangan dan penutup kepala selama berada di area pengolahan makanan.

Mas Dar tidak segan-segan memberikan sanksi berat bagi mereka yang malas atau masa bodoh terhadap aturan kebersihan ini. Keselamatan dan gizi anak-anak menjadi taruhan utamanya.

"Kalau kepala SPPG tidak hadir di dapur selama 10 hari berturut-turut, akan kami berhentikan secara tidak hormat," pungkasnya. (Pon)

#Badan Gizi Nasional #SPPG #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Bagikan