Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG

Siswa keracunan MBG mendapatkan perawatan petugas kesehata, Jumat (21/8). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PULUHAN siswa SMPN 6 Boyolali, Jateng, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi sajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa yang keracunan dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali FX Kristandiyoko mengatakan keracunan tersebut terjadi pada Kamis dan Jumat.

Berdasarkan informasi, peristiwa ini bermula saat siswa mengonsumsi menu MBG pada Kamis (20/8) pagi.

“Siswa merasa badannya tidak enak pada Kamis sore dan berlanjut hingga Jumat pagi. Beberapa siswa bahkan ada yang izin tidak masuk sekolah karena sakit,” kata Kristandiyoko, Jumat (21/8).

Saat mendapat informasi dugaan keracunan itu, kata Kristandiyoko, Dinkes Boyolali menerjunkan tim kesehatan dari Puskesmas Boyolali I untuk mendatangi SMPN 6 setelah ada laporan diduga keracunan MBG. "Dari tim kesehatan Puskesmas Boyolali I itu ke sekolah di SMP 6. Kemudian dari datanya itu sekitar 96 anak,” kata dia.

Baca juga:

Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu



Dari kurang lebih 96, lanjut dia, yang merasa ada gejala dikumpulkan, kemudian dilakukan anamnesis. Menurut dia, dari 96 siswa yang dilakukan anamnesis ada yang sudah tidak merasakan keluhan dan ada yang masih merasakan tidak nyaman.

Mereka ada yang merasakan mual, mulas, dan diare. Mereka kemudian diperiksa tim kesehatan dan dokter lalu diberi obat.

"Dari 96 itu, ada 17 yang masih merasakan tidak nyaman di badannya, baik itu untuk mual, mulas, dan diare. Mereka diperiksa tim kesehatan dari Puskesmas Boyolali I dengan melibatkan dokter dan timnya. Mereka juga sudah diberikan obat," paparnya.

Ia menegaskan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak sekolah supaya memberikan laporan siswanya yang masih mengalami keluhan. "Jadi dari 96 itu yang diperiksa ada 17. Kami juga masih menunggu sambil kita berkomunikasi dengan guru maupun kepala sekolah di SMP 6 kalau murid yang misalnya hari ini tidak masuk untuk bisa memberikan laporan sehingga kami bisa ada pelacakan untuk lebih akurat," ucap dia.

Ia menyampaikan Dinkes masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui penyebab pasti dari keracunan tersebut. Menurut dia dalam menu MBG yang dikonsumsi para siswa tersebut terdapat jamur. Namun, belum bisa diketahui secara pasti penyebab dari keracunan tersebut.

“Kita cek makanan dan melakukan suatu penyelidikan epidemiologi. Dinkes Boyolali telah mengirimkan sampel makanan ke Labkesmas di Semarang untuk mengetahui penyebab keracunan tersebut,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)




Baca juga:

BGN Ungkap Dugaan Penyebab Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang, Soroti Bahan Makanan hingga Waktu Memasak






#Boyolali #Keracunan Massal MBG #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Kepala BGN Sudaryono meminta kepala daerah rutin sidak SPPG untuk mengawasi program MBG. Inspeksi bahkan bisa dilakukan jam 2 pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Indonesia
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Kepala BGN Sudaryono pasang AI di CCTV dapur SPPG untuk awasi kebersihan Makan Bergizi Gratis. Pemda diminta sidak jam 3 pagi dan laporkan calo!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Indonesia
BGN Klarifikasi Isu Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal Senilai Rp 9 Miliar
Pengadaan sprei dan sarung bantal bukan terjadi para era Kepala BGN Sudaryono, melainkan saat dipimpin Dadan Hindayana.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
BGN Klarifikasi Isu Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal Senilai Rp 9 Miliar
Bagikan