Harga Kangkung Naik Jadi Rp 10.000 Per Ikat Akibat Kebutuhan MBG

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Harga Kangkung Naik Jadi Rp 10.000 Per Ikat Akibat Kebutuhan MBG

Petani Kangkung. Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebutuhan atau permintaan sayuran jenis kangkung untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai termasuk tinggi dibanding jenis sayur lainnya.

Praktisi Program MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tolango di Kecamatan Anggrek, Mansyur di Gorontalo Utara, Selasa mengatakan kangkung merupakan salah satu jenis sayuran yang dibeli dalam jumlah banyak.

Untuk sekali masak, kami membeli paling sedikit lima ribu ikat kangkung,

katanya dikutip Antara.

Kangkung yang diminati adalah kangkung darat, namun kendala yang dihadapi, acapkali sayur hijau tersebut tersedia dalam jumlah terbatas di tingkat lokal.

Phaknya berupaya menjalin kerja sama dengan pengelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di daerah ini, untuk menjadi penyuplai kangkung.

Hasil survei yang dilakukan pihaknya, peserta didik sasaran Program MBG, menjadikan sayur kangkung sebagai menu favorit.

Kalau kami sajikan menu sayur kangkung, rata-rata habis dimakan oleh penerima manfaat. Ompreng akan kembali dalam kondisi bersih tak ada selembar sayur yang tersisa,

katanya.

Ia menegaskan, pihaknya berupaya membuka pasar untuk komoditas tersebut di tingkat lokal, agar tidak lagi membeli keluar Kabupaten Gorontalo Utara.

Kami terus mendorong petani yang digerakkan melalui BUMDes, untuk menanam dan membudidayakan kangkung darat, sebab sayuran ini menjadi salah satu kebutuhan pangan yang diperlukan dapur SPPG,

katanya.

Selain kangkung, sayur kacang panjang, kol dan wortel juga diminati penerima manfaat Program MBG.

Kami pun menyajikan sayur variasi tumis kacang panjang dan laksa. Olahan sayur ini juga diminati penerima manfaat Program MBG,

katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Utara Ajuba Thalib mengatakan di musim kemarau saat ini, harga sayur di daerah itu melonjak. Dari rata-rata Rp 5.000 per ikat, naik tajam menjadi Rp 10.000 per ikat. Kangkung darat pun tergolong banyak dicari dan mengalami kenaikan harga, jika sebelumnya bisa dibeli Rp5 .000 per tiga ikat, saat ini menjadi Rp 5.000 per ikat.

Saat ini, komoditas sayuran memang rata-rata dipasok dari luar daerah, seperti dari wilayah Kabupaten Gorontalo, bahkan Minahasa Sulawesi Utara. Program pembudidayaan sayur memang tergolong sedikit di daerah ini, sehingga jika terjadi permintaan tinggi seringkali pedagang bahkan konsumen, memasok sayuran dari luar daerah.

#Plecing Kangkung #Makan Bergizi Gratis #Harga Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono mengatakan, kerja sama antara BGN dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG menjadi salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program MBG.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Kemendag mendorong dinas perdagangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut melakukan pengawasan distribusi Minyakita di wilayah masing-masing
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Badan Gizi Nasional (BGN) merealisasikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp139,77 triliun per 16 September 2026, sambil mengeksekusi refocusing penerima manfaat
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Bagikan