BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG

Ilustrasi- Dapur SPPG Purwodiningratan, Jebres, satu-satunya yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) di Solo. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam akan menutup dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak mampu bekerja sama dengan baik dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono mengatakan, kerja sama antara BGN dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG menjadi salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program MBG.

Apabila ada yayasan dan mitra yang sudah tidak bisa bekerja sama dengan baik, ya sudah, kita tutup dapurnya,

tegas Trenggono di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dikutip Minggu (27/9).

Menurut Trenggono, BGN telah menyediakan portal untuk mengatur kerja sama dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG.

Baca juga:

219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG

Beberapa pengelola yang tidak mencapai kesepakatan dengan BGN, kata dia, telah dikenai tindakan penutupan dapur.

“Kemarin kita sudah sampaikan, kita buka suatu portal, yayasan dan mitra. Ada beberapa yayasan dan mitra yang tidak sepakat, kita tutup,” ujarnya.

BGN Evaluasi Keamanan Dapur SPPG

Pernyataan tersebut disampaikan setelah sejumlah pengelola SPPG mengeluhkan kebutuhan peralatan untuk memastikan keamanan makanan sebelum menu MBG didistribusikan.

Di antaranya adalah alat tes untuk mendeteksi bakteri pada makanan serta perangkat ultraviolet yang digunakan dalam proses pencucian ompreng. Namun, sejumlah kebutuhan tersebut disebut belum seluruhnya terpenuhi.

Trenggono menegaskan, pengelola SPPG harus mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan BGN.

Bagaimana dia mau menyiapkan makanan yang baik, kalau dia tidak ada kerja sama yang baik?

katanya.

Ketegasan BGN tersebut disampaikan di tengah evaluasi kasus dugaan keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.

Baca juga:

BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan

Dalam kasus tersebut, kepala SPPG Bawang telah dicopot dan operasional dapurnya dihentikan. BGN masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan investigasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang per Sabtu (26/9) pukul 07.00 WIB, tercatat 589 orang mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi MBG.

Sebanyak 127 orang masih dirawat, 381 menjalani rawat jalan, dan 180 orang tercatat dirujuk.

Kasus tersebut kembali menyoroti pengawasan keamanan pangan di tingkat dapur SPPG, termasuk kesiapan sarana untuk memastikan makanan MBG aman sebelum didistribusikan. (Knu)

#Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono mengatakan, kerja sama antara BGN dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG menjadi salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program MBG.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Karyawan SPPG Bantul diberhentikan BGN, setelah ketahuan mengejek korban keracunan MBG.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Ejek Korban Keracunan MBG, Karyawan SPPG Bantul Langsung Diberhentikan BGN
Indonesia
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Badan Gizi Nasional (BGN) merealisasikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp139,77 triliun per 16 September 2026, sambil mengeksekusi refocusing penerima manfaat
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Sedot Rp 139 Triliun hingga September! Anggaran MBG di BGN Masih Sisa Rp 79 T
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Sebanyak 1.653 satuan pendidikan kemudian dikeluarkan dari daftar penerima program.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Bagikan